Pengetahuan Dasar Teknik "Jumper"

Discussion in 'Elektronika Handphone' started by gone_bdg, Sep 8, 2008.

  1. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Karena nampaknya bagian ini yg palling rame .... meskipun hal yg diuraikan disini bukan khusus untuk NOKIA, tapi saya posting aja disini yach :D

    Sudah sewajarnya semua Teknisi Ponsel mempelajari Trick2x Jumper sebelum menggunakannya dan bahkan sdh sewajarnya jika seorang teknisi ponsel dapat membuat Trick Jumper sendiri sesuai masalah yg sedang dihadapinya ... Untuk itu diperlukan pemahaman dasar2x teori elektronika (khususnya fungsi komponen), mengerti&dapat menggunakan alat ukur (utamanya multitester) dan paham&dapat membaca Schematic maupun Component Placing.
    Jika hal2x tsb sudah dikuasai maka seorang teknisi dapat memutuskan apakah sebuah trik jumper itu aman dan dapat digunakan untuk menyelesaikan kerusakan ponsel yg dihadapinya, dan bahkan tidak akan sulit untuk membuat trik jumper sendiri untuk menyelesaikan masalah kerusakan ponsel.

    HAL UTAMA YG DIBUTUHKAN DALAM MEMAHAMI ATAU MEMBUAT TRIK JUMPER ADALAH MEMILIKI DAN MENGERTI "SCHEMATIC & COMPONENT PLACING" PONSEL !!!

    Sebelum melangkah lebih lanjut, berikut saya coba uraikan komponen2x elektronika yg dapat atau tidak kita jumper (short/By pass) jalurnya :

    Fuse/sekring : berfungsi membatasi arus listrik yang mengalir menuju suatu rangkaian elektronik. Jika arus yg melaluinya melampaui ambang batas yg ditentukan maka komponen ini akan terbakar dan putus sehingga arus berlebihan tidak dapat mengalir ke rangkaian elektronik. Hal tersebut dimaksudkan sebagai proteksi rangkaian sehingga suatu tegangan yg melebihi ambang batas tegangan kerja atau dengan arus berlebih tidak merusak komponen2x lain atau rangkaian elektronikanya. Arus berlebih dapat disebabkan adanya Short (konsleting) pada suatu jalur/hubungan antar komponen, dan dapat juga dikarenakan input tegangan yg terlalu besar >>> INGAT Arus itu = I = V/R ; dimana V=Tegangan (Volt) dan R=resistansi (Ohm)

    Contoh ......
    Kasus : ponsel Yg saat di charge tidak memperlihatkan efek apapun, dimana indikator batere tidak turun-naik atau tidak muncul pesan apapun di layar ponsel. Maka hal utama yg harus diperiksa (selain charger maupun connector) adala Komponen Fuse/Sekring. Karena jika Fuse ini rusak/putus maka tidak akan ada tegangan yg mengalir ke rangkaian ponsel
    Solusi : Dapat kita jumper/short/By-pass jalurnya sehingga tegangan secara langsung masuk ke rangkaian (tanpa menggunakan Fuse).
    Perhatian : Kemungkinan penggunanan tegangan melebihi batas ambang kerja rangkaian haruslah jarang sekali terjadi jika kita hendak melakukan solusi jumper fuse !!! Jika tidak maka ponsel malah akan tambah rusak dikemudian hari akibat kelebihan arus kerja :eek:

    Resistor : berfungsi untuk membatasi atau menghasilkan besaran arus listrik tertentu melalui nilai resistansi-nya masing2x. Oleh karena itu pada banyak kasus, komponen ini dapat diangkat (tidak dipasang lagi) utk kemudian di jumper/short pin/By-pass jalurnya,dengan syarat tidak menghubungkan jalur (+) dgn (-) atau digantikan dengan resistor lain yg cukup mendekati nilai resistansinya.

    Contoh ........
    Kasus : Switch On-off pada ponsel Nokia umumnya dihubungkan ke Resistor pembatas arus menuju PWONX IC UEM/Power. Nah ... jika resistor ini rusak/terbakar (nilai resistansi menjadi sangat besar alias tidak terbatas) atau resistor terangkat/terbang akibat "kecelakaan" saat proses bongkar-pasang SW On-Off, maka Arus trigger (pd ponsel nokia umumnya menggunakan arus Grounding) yg seharusnya mengalir ke IC UEM menjadi tidak ada sama sekali saat Switch On-Off ditekan. Alhasil .... Ponsel tidak mau Menyala :)
    Solusi : kasus tsb dapat segera diselesaikan dgn jumper/short/By-pass jalurnya sehingga arus trigger yg diperlukan dapat mengalir secara langsung ke bagian PWRONX IC UEM/Power dan men-trigger rangkaian untuk menyala/bekerja.
    Perhatian : Anda harus mengetahui & mengerti lebih lanjut rangkaian pada area kerja resistor, sehingga mengetahui fungsi lebih lanjut dari resistor tsb, sebelum memutuskan utk melakukan jumper. Jika tidak mengerti, maka rangkaian malah akan mendapatkan arus yg melebihi ambang batas kerja atau rangkaian malahan akan terhubung-singkat .... DAN MEMBAHAYAKAN Komponen serta rangkaian secara lebih luas !!! :eek:

    Perlu ditambahin gambar pendukung gak yach :noidea:
    Segitu dulu ah.... ntar dilanjut lagi :tea:
     
    Last edited by a moderator: Sep 8, 2008
  2. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Dioda : berfungsi sebagai penyearah, sehingga arus listrik hanya dapat mengalir satu arah dari anoda ke katoda saja ato dari katoda ke anoda saja. Namun ada juga jenis dioda yg dapat menghatarkan arus listrik secara terbalik sesuai ambang batas tegangan zenernya, dioda jenis ini disebut Dioda Zener dan berfungsi untuk regulasi tegangan.Lalu ada pula dioda yg baru dapat menghantarkan arus listrik searah bila ada tegangan yg cukup untuk mengaktifkannya melalui GATE sehingga berfungsi seperti sebuah saklar yg diaktifkan oleh tegangan, dioda jenis ini disebut Dioda Bridge atau SCR dan jarang sekali digunakan pada ponsel. Sebenarnya masih ada jenis dioda lain dengan fungsi dan cara kerja yg berbeda namun hampir tidak pernah digunakan pada rangkaian elektronika ponsel.
    Oleh karena sifat dan fungsinya tersebut, jika komponen ini rusak/terbakar/putus, maka kita tidak dapat menjumper/by-pass kaki2xnya. Satu2xnya solusi untuk memperbaiki jalur rangkaian elektronik yg melalui dioda rusak adalah HARUS MENGGANTINYA DENGAN DIODA YG BAIK DAN SAMA NILAINYA !!!
     
    Q_THINK, song, JackHattori and 22 others like this.
  3. purwanto

    purwanto New Member Super Member

    Messages:
    1,997
    Likes Received:
    4,255
    Trophy Points:
    0
    ditunggu kelanjutanyya bos...
     
  4. darrelljw

    darrelljw Member

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    11
    lanjut atuh kang gone :tea:
    gimana capasitor ,emif, regolator, dll...
     
  5. Destar_cell

    Destar_cell New Member

    Messages:
    63
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    0
    diantosan nu sanesna kang gone .... bec aman ?:peace:
     
    jupo likes this.
  6. cicellkeren

    cicellkeren New Member

    Messages:
    2
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Mana bos ditahun baru tambah ilmu baru, ditunggu nich ya bos.
     
    aryaputrakirana likes this.
  7. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Weh ... ktemu lagi thread i ni :D
    tolong pindahin thread ini ke Elektronika Handphone

    Ntar dilanjut disana yaaaa
     
    aryaputrakirana and Dj.F4NG like this.
  8. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Transistor

    Transistor adalah alat semikonduktor yang dipakai sebagai penguat, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung (switching), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal atau sebagai fungsi lainnya. Transistor dapat berfungsi semacam kran listrik, dimana berdasarkan arus inputnya (BJT) atau tegangan inputnya (FET), memungkinkan pengaliran listrik yang sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya.



    Pada umumnya, transistor memiliki 3 terminal. Tegangan atau arus yang dipasang di satu terminalnya mengatur arus yang lebih besar yang melalui 2 terminal lainnya. Transistor adalah komponen yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Dalam rangkaian analog, transistor digunakan dalam amplifier (penguat). Rangkaian analog melingkupi pengeras suara, sumber listrik stabil, dan penguat sinyal radio. Dalam rangkaian-rangkaian digital, transistor digunakan sebagai saklar berkecepatan tinggi. Beberapa transistor juga dapat dirangkai sedemikian rupa sehingga berfungsi sebagai logic gate, memori, dan komponen-komponen lainnya.


    Oleh karena itu, jika komponen ini rusak maka tidak bisa dijumper hubungan antara kaki2x nya.
    Namun dengan mempelajari fungsi lebih lanjut dari komponen ini pada rangkaian ponsel melalui schematic, maka kita dapat mencari alternatif jumper yg mungkin dapat menggantikannya.


    Misalnya ... Transistor PNP ato NPN yg digunakan sebagai Enabler pada Driver LED Ponsel Nokia DCT-4, jika rusak dan tidak menemukan sparepart yg sama, maka pelajari & ketahui dahulu Batas Minimal Tegangan Enabler yg dibutuhkan IC Driver LED tsb utk kemudian mencari sumber tegangan yg dibutuhkan dari komponen sirkuit ponsel yg ada. Jika ketemu .... tinggal dijumper melalui switch on-off tambahan ...... :D
    Yg lebih baik yaitu mencari persamaan Transistornya ...... melalui datasheets transistor, pasti ada persamaannya.
     
    Q_THINK, song, JackHattori and 18 others like this.
  9. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Emif

    EMIF singkatan dari ElectroMagnetic Interference Filter
    Qlo maksa dibahasa-indonesiakan menjadi Saringan Gangguan Elektromagnetik
    ......ga enak banget ya ....:p
    Fungsinya sudah terlihat pada namanya .... singkat saja, yaitu untuk mencegah masuknya gangguan sinyal atau arus elektromagnetik yg tidak dikehendaki, agar komponen penting ponsel tidak menurun kinerjanya dan tidak menjadi rusak.

    Manusia itu sumber ato penghantar arus dan signal elektromagnetik Loh !!!

    EMIF itu sendiri bisa berupa sirkuit yg dibuat langsung diatas PCB, atau sirkuit terpadu yg dikemas seefisien & seefektif mungkin (serupa IC), dimana didalamnya terdapat komponen2x Resistor, Capasitor, dan juga Dioda Zener yang dihubungkan sedemikian rupa menjadi rangkaian Low/High Pass Filter serta ESD Protector.
    Apa itu ESD Protector ...... jangan dibahas disini :)

    Nah karena "daleman" dan fungsi nya EMIF itu seperti yg telah di uraikan secara singkat diatas, jika EMIF Rusak & blm menemukan sparepartnya, maka kaki2x EMIF dapat kita Jumper sesuai kebutuhan dengan memperhatikan schematic EMIF dan aplikasi rangkaian ponselnya.

    Namun sangat disarankan untuk tidak menjumper EMIF, karena sinyal, arus & tegangan listrik menuju komponen utama ponsel (CPU/UPP, UEM,RAPs,Tahvo, dst) yg seharusnya di saring melalui EMIF menjadi bebas masuk seenaknya. Apalagi qlo yg mo dijumper EMIF 20 kaki ato lebih ..... cape "ngejahitnya" :D
    Qlo memang sdh ada sparepartnya dan umumnya murah (5rb s/d 15rb per bh)
    .... ngapain juga jadi "tukang jahit" :pound:
     
    adi nugraha, Q_THINK, song and 29 others like this.
  10. tekex1

    tekex1 New Member

    Messages:
    16
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    makasih bos atas penjelasan nya.... keep sharing...:thumb::thumb::thumb:
     
  11. BadBoys77

    BadBoys77 Moderator Moderator

    Messages:
    642
    Likes Received:
    1,816
    Trophy Points:
    0
    nice sharing..lanjut lagi boss gone_bdg pengetahuan biar terus bertambah..thanks boss:flame::flame:
     
  12. Lanjut bos gone.plus gambar pendukungnya
     
  13. gooodelcilik

    gooodelcilik New Member

    Messages:
    5
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    banyak manfaat bos.thx :rock:
     
  14. darrelljw

    darrelljw Member

    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    11
    biasa deh bro saya minta lanjut lagi bro...
    hehehe...
     
  15. viero

    viero Well-Known Member

    Messages:
    226
    Likes Received:
    361
    Trophy Points:
    73
    iya bossss lanjut,,,,gambarnya bosss, kapasitor kayak apa?, transistor kayak apa? fuse kayak apa?, dioda kayak apa??:noidea::noidea::noidea:
    biar temen2 ngarti bossss,betul gak temen temeeeeeeeeeeennnnnnnnnnn?????????
     
  16. Karismahejo

    Karismahejo Active Member

    Messages:
    399
    Likes Received:
    95
    Trophy Points:
    38
    ...*setia nungguin pak guru gone ngasih pelajaran lg..mana ya pak gone...lom dtang2 juga
     
    caplin likes this.
  17. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Kapasitor/Kondensator belum ya ......

    Merupakan komponen elektronika yang sifat utamanya adalah menyimpan muatan listrik, dan mudah melewatkan sinyal AC serta memblok sinyal DC.
    Oleh karena itu, kapasitor digunakan/berfungsi untuk Pewaktu sederhana, "Memperhalus" tegangan DC (reservoir charge), dan sebagai Penyaring Sinyal.

    Kemampuan sebuah kapasitor untuk dapat menyimpan muatan listrik, disebut Kapasitansi dengan satuan Farad.

    Terdapat banyak jenis kapasitor, namun secara dasar hanya dibedakan dalam dua jenis kapasitor yaitu Polar dan Non-Polar.
    Polar merupakan kapasitor yang memiliki kutub Positif dan Negatif pada kaki-kakinya, oleh karenanya pada simbol schematic maupun badan komponen itu sendiri umumnya diberi tanda polarisasi (+) & (-) sehingga dalam pemasangannya tidak boleh terbalik.
    Non-Polar merupakan kapasitor yang kaki-kakinya tidak ditentukan berdasarkan kutub positif atau kutub negatif.

    Dalam "menjumper" jalur rangkaian elektronika yang melalui kapasitorAnda harus paham dahulu berfungsi sebagai apakah kapasitor tsb.

    Untuk mudahnya ...... saat hendak "Jumper"
    Jika salah satu kaki kapasitor terhubung langsung ke GND, maka umumnya kapasitor tersebut berfungsi sebagai "penghalus" tegangan atau sebagai pewaktu sederhana, sehingga jangan pernah "menjumper"/menghubungkan pin/pad kaki2x kapasitor tsb secara langsung. Namun umumnya tidak akan terlalu bermasalah jika Kapasitor tsb dillepas atau tidak dipasang.
    Jika salah satu kaki kapasitor terhubung sedemikian rupa dengan komponen lain secara SERI (dgn resistor) dan kaki lainnya terhubung secara SERI ke komponen lain, hingga membentuk suatu rangkaian tertutup tanpa terhubung langsung ke GND, maka umumnya kapasitor tsb berfungsi sebagai Filter sehingga jika kapasitor tsb rusak atau putus dapat kita "jumper" alias hubung-singkatkan pin/pad kaki2x-nya.

    NB: Pada rangkaian/peralatan elektronika seperti Ponsel yg menggunakan kapasitor SMD, umumnya kita tidak dapat membedakan secara langsung mana kapasitor polar dan mana kapasitor non-polar, apalagi membedakan mana Kaki/kutub positif-nya dan mana kaki/kutub negatifnya. Dan hanya dapat diketahui melalui schematic atau datasheets. Oleh karena itu berhati-hatilah .... walaupun pada kenyataannya pada ponsel jarang sekali digunakan Kapasitor Polar.
     
    Q_THINK, kaji_barokah, song and 15 others like this.
  18. Karismahejo

    Karismahejo Active Member

    Messages:
    399
    Likes Received:
    95
    Trophy Points:
    38
    Lanjut kangggg
     
  19. ariesjava

    ariesjava Active Member

    Messages:
    321
    Likes Received:
    74
    Trophy Points:
    38
    Lanzuuut. Kok mandeg. Jarang2 ada yg mau buka2an gn. D tunggu dngn penuh harapan.
     
  20. dhaiems

    dhaiems Member

    Messages:
    7
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    13
    WAJIB TAU TUH BAGI SEMUA TUKANG SERVIS,....!!!!! JANGAN DUITNYA AJA.........., BELAJAR TERUS BELAJAR.
    KALO BISA SEBELUM JADI TUKANG SERVIS HANDPHONE, JADI TUKANG SERVIS ELEKTRONIK DULU.....!!!!!! HM.... KARNA SEMUA KATA KUNCI ADA PADA ELEKTRONIK., JANGAN SAMPAI JADI TUKANG SERVIS ABAL2......., CAMKAN ITU....!!!!!:thumb::thumb::thumb:
     
    nazroelsword and aryaputrakirana like this.

Share This Page