Baterai Ponsel ... oh baterai ponsel

Discussion in 'Elektronika Handphone' started by gone_bdg, Nov 19, 2008.

  1. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Baterai merupakan Nyawa ponsel. Dari baterai mengalir arus listrik yang dibutuhkan agar rangkaian ponsel dapat bekerja sebagai mana mestinya.

    Nah .... mari kita kenal lebih jauh si baterai ini, karena tak kenal maka tak sayang :)

    Batere biasa pada umumnya hanya memiliki dua (2) kutub, yaitu kutub positif dan kutub negatif. Namun pada batere ponsel yang umumnya kita jumpai, memiliki sedikitnya tiga kutub bahkan ada yang memiliki 4 kutub.
    Kutub-kutub batere ponsel tersebut adalah :
    1.Positif (+) / VBATT
    2.BID
    3.BSI/Btemp
    4.Negatif (-) / GND

    BID merupakan singkatan dari Battery Identification, atau jika di artikan menurut bahasa Indonesia adalah Identifikasi baterai. Kutub ini digunakan oleh ponsel untuk mengidentifikasi jenis baterai yang digunakan (yang terhubung ke) ponsel tersebut. Kutub ini terhubung ke kutub negatif didalam baterai melalui rangkaian (sederhananya dengan sebuah tahanan/resistor) dengan nilai tertentu. Selanjutnya pada konektor baterai di ponsel akan terhubung ke rangkaian pengidentifikasi jenis baterai (CPU,IC Power Management).
    Itulah sebabnya pada beberapa kasus jika kita menggunakan batere yang bukan original atau menggunakan baterai yang tidak sesuai dan yang kualitasnya tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka ponsel-ponsel yang disertai rangkaian pengidentifikasi ini akan mengeluarkan peringatan di layar LCD nya seperti : BATERAI SALAH atau ALIEN BATTERY. Hal ini dibuat guna pengamanan rangkaian ponsel itu sendiri dari ketidak cocokan jenis baterai terutama dari segi nilai tegangan kerja yang dikeluarkan oleh baterai tersebut, agar rangkaian ponsel aman dari tegangan atau arus kerja berlebihan. Selain daripada itu hal ini juga digunakan oleh produsen ponsel untuk menjaga produknya dari sukucadang (batere) palsu

    BSI/Btemp adalah singkatan dari Battery Size Indicator (atau Battery Sense Indicator), atau jika di artikan menurut bahasa Indonesia adalah Indikator Ukuran Baterai. Ukuran baterai yang dimaksud disini bukanlah ukuran dimensi baterai, tetapi ukuran disini maksudnya adalah ukuran (batas) kapasitas tegangan yang diperbolehkan disimpan oleh baterai tersebut. Kutub BSI ini (sederhananya) dihubungkan ke Kutub negatif (didalam) baterai melalui tahanan/resistor yang berubah nilainya berdasarkan perubahan temperature tahanan itu sendiri. Tahanan/resistor ini biasa disebut Thermistor (Thermal Resistor), dan yang biasa digunakan oleh baterai ponsel adalah jenis NTC Thermistor. NTC merupakan singkatan dari Negative Thermal Coefficient, dimana nilai tahanan resistor akan berkurang seiring dengan bertambahnya temperature resistor tersebut. Hal ini digunakan sebagai sensor oleh rangkaian ponsel yaitu sirkuit isi ulang dan CPU agar pada saatnya proses isi ulang batere dihentikan secara otomatis.

    Bagaimana proses penghentian isi ulang batere tersebut dapat dilakukan secara otomatis oleh ponsel ?

    Seperti kita ketahui, tegangan yang masuk pada suatu rangkaian akan menimbulkan arus listrik, maka saat itu akan terjadi pula perubahan suhu pada rangkaian tersebut (sebagai akibat pergerakan/tumbukan molekul-molekul listrik atau elektron), dalam hal ini bertambahnya temperatur baterai. Pertambahan temperatur baterai yang dialami akan “menular” pada komponen NTC Thermistor yang terpasang didalamnya, maka seiring dengan itu nilai tahanan Thermistor tersebut akan berkurang.
    Selanjutnya kutub BSI baterai ini terhubung melalui konektor baterai ponsel ke rangkaian isi ulang (charging circuit) dan CPU ponsel sebagai sensor, dimana perubahan nilai tahanan yang terjadi, jika telah mencapai batasan yang telah diperhitungkan dan ditetapkan (sesuai dengan perhitungan kapasitas tegangan yang diperbolehkan tersimpan pada baterai), maka akhirnya akan menghentikan proses isi ulang baterai tersebut dengan memutuskan arus listrik yang mengalir ke kutub positif baterai.
    Hal tersebut sangat diperlukan/dibutuhkan, agar baterai tidak terus menerus dialiri arus listrik hingga diluar ambang batas nilai sel-sel baterainya sendiri. Sehingga baterai aman dari kelebihan tegangan, memperpanjang usia sel-sel baterai, serta mencegah meledaknya baterai karena perubahan sel-sel yang extreme akibat kelebihan tegangan!!! :eek:

    Contoh sederhananya, tak jarang kita jumpai baterai yang lama kelamaan menjadi “Hamil” alias bengkak. Hal tersebut dapat disebabkan karena komponen BSI yg digunakan (NTC Thermistor) oleh baterai, tidak berkualitas atau rusak dan juga dapat disebabkan oleh karena kerusakan rangkaian deteksi isi ulang batera pada ponsel, sehingga proses isi ulang batere tidak berhenti secara otomatis pada saatnya.
    Adanya isu atau rumor mengenai baterai ponsel yang meledak dengan sendirinya serta seiring dengan semakin majunya teknologi, maka BSI baterai ini pun semakin canggih alias tidak hanya berupa NTC Thermistor yang dihubungkan ke kutub Negatif baterai namun telah menggunakan rangkaian ……

    NB: Bersambung Uy ..... cape ngetik terussssss :)
     
    Last edited by a moderator: Nov 19, 2008
  2. altari

    altari New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Boss.. maaf menyela sedikit dengan pertanyaan: Kalau HP yg tercolok charger terus menerus tiada henti, apakah baterai dan Hp tetap aman (kondisi baik) selama indikator baterai penuh aktif begitu juga apabila indikator baterai mengisi maka langsung mengisi dan siklus ini berlangsung terus menerus?
    Terima kasih atas pencerahannya boss..
     
  3. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Ponsel ibaratnya manusia, tentu butuh istirahat :)

    Jika ponsel (batere) dicharge lalu indikator menyatakan penuh, maka seharusnya secara otomatis proses charging tsb berhenti (perhatikan ulasan yg saya tulis diatas) walaupun charger tetap terhubung ke ponsel. Dan secara otomatis pula, akan kembali terjadi proses isi ulang jika kapasitas baterai telah berkurang pada nilai tertentu.

    Proses charging seperti ini bila dilakukan secara terus menerus akan berdampak pada Usia baterai (cepat rusaknya sel-sel baterai) dan juga usia pakai ponsel. Jika hal ini dilakukan tanpa pernah ada waktu istirahat, maka akan berbahaya :eek: karena baterai berisi sel-sel aktif yg struktur kimiawinya berubah seiring proses isi ulang, terutama jika menggunakan baterai berkwalitas rendah atau biasa yg tidak disertai rangkaian pengaman elektronik yg baik didalamnya.

    Namun jika proses charging tidak pernah selesai (indikator terus menerus bergerak) maka kemungkinan baterai atau ponselnya rusak.

    Untuk penggunaan ponsel yg harus terus menerus menyala selama 24 jam (misal utk server pulsa), sebaiknya buka saja baterainya, lalu gunakan rangkaian baterai dummy yg dihubungkan ke Power Supply Unit atau USB komputer. Hal tersebut lebih aman dilakukan, karena proses isi ulang baterai yg terlalu sering dan sifatnya kontinyu akan menimbulkan hal2x yg tidak terduga akibat dari perubahan sel-sel baterai yg tidak pernah kita ketahui sebelumnya.

    Semoga membantu
     
    titikdigital, naza1132, emha and 10 others like this.
  4. altari

    altari New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Wah... boss, terima kasih atas pencerahannya betul2 sangat berguna... apa lagi kalau disertai rangkaian baterai dummynya boleh kan boss:D
     
  5. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Untuk membuat baterai dummy dengan efektif dan efisien, Anda dapat memanfaatkan baterai bekas yang sel-selnya sudah tidak dapat diisi ulang namun kondisi fisiknya masih baik.
    Bongkar saja baterai bekas tersebut dengan hati-hati agar rangkaianya dapat digunakan kembali. Lalu cukup ambil bagian rangkaian proteksi baterainya. Rangkaian ini memiliki 2 kutub input yaitu (+) dan (-) yang terhubung langsung ke sel baterai, dan memiliki 3 s/d 4 kutub output seperti yg telah saya uraikan di atas.

    Selanjutnya 2 kutub input tsb, harus dihubungkan ke Power Supply atau Output Voltage pada USB computer. Tegangan input tersebut nilainya haruslah lebih besar dari pada tegangan output yang kita inginkan (tegangan umum baterai ponsel 3.7 Volt). Maka setidaknya dibutuhkan tegangan senilai 4,2 Volt hingga 5 volt untuk dapat menghasilkan tegangan output melalui rangkaian baterai bekas tsb. Harus dilakukan pengukuran dan kalibrasi maupun sedikit modifikasi sebelum rangkaian tersebut dapat digunakan sesuai dengan jenis/type baterai bekas yang digunakan.

    Jika yang digunakan adalah baterai Nokia BLD-3, BL5-C , BL6-C atau baterai ponsel yang original lainnya, maka tegangan output USB computer (5 volt) umumnya dapat secara langsung dihubungkan ke kutub input rangkaian baterai bekas tersebut , dan hasilnya pada kutub output rangkaian baterai akan menghasilkan tegangan keluaran sesuai spesifikasi jenis/type baterainya itu sendiri
    :D


    Hal ini dikarenakan, baterai-baterai Original memiliki rangkaian proteksi baterai yang sekaligus berfungsi sebagai rangkaian regulator tegangan yang baik. :thumb:


    Jika anda menggunakan Power supply maka cukup gunakan power supply dengan trafo 0.5 s/d 1 Amp dengan tegangan output teregulasi sebesar 4,2 s/d 5 Volt, sebagai sumber tegangan inputnya. Ukur kembali tegangan output baterai dummy sebelum digunakan.

    Bagaimana jika hanya punya Power Supply Universal (Adaptor Universal) yang memiliki switch pilihan tegangan output 3 - 4.5 – 6 – 9 – 12 Volt ???

    Pilih saja yang 4.5 Volt, maka output baterai dummy umumnya tidak akan lebih dari 3.8 Volt dan ini masih dalam toleransi tegangan kerja ponsel, karena batas toleransi tegangan kerja ponsel pada umumnya adalah +/- 10%
    :rolleyes:

    Bagaimana jika dengan Tegangan USB computer 5 volt dihubungkan dengan rangkaian baterai bekas non original lalu hasi l outputnya lebih dari 4 Volt ???

    Maka Anda harus menambahkan sebuah komponen Dioda pada kutub input rangkaian baterai dummy. Cukup Gunakan Dioda Zener IN4001 :thumb:

    Bagaimana Jika tidak punya baterai bekas yang masih baik ???

    Daripada beli baterai baru lalu dibongkar untuk diambil rangkaian proteksi&regulatornya, lebih baik (lebih murah) Anda beli kabel untuk Variable Power supply Regulator yang biasa di gunakan teknisi ponsel… ada Qo yang harganya hanya 15rb …. Udah plus kabel dan berbagai konektor lagi
    :D

    Ok, semoga membantu dan maaf bila tidak disertai gambar atau skema rangkaiannya. Mungkin besok atau dilain kesempatan saya atau rekan2x lainnya dapat menambahkan gambar rangkaian dummy baterai di thread ini :welcome:
     
    Last edited by a moderator: Nov 20, 2008
    nazaru_cell, naza1132, emha and 10 others like this.
  6. altari

    altari New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Ok. boss..:thumb:
    Boss.. mau nanya lagi... saya kan baru pake kabel data bluetech (yg ada saklarnya) untuk siemens c55/m55, supaya nggak membebanin komputer, rencananya mau tambahin power supply 5 volt. Tolong boss caranya..kemudian bisa nggak ya rangkaian dalam baterai dimodifikasi supaya ambil arusnya bisa dari charger kabel data saja?
    Terima kasih boss atas pencerahannya :)
     
  7. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Wah...wah.... Bos Server pulsa neh kayaknya :D

    Kabel bluetech tsb Qlo ga salah kan berfungsi sebagai charger juga (mengambil tegangan dari USB)
    Qlo memodifikasi batere agar chargingnya langsung dari kabel data .... ya nanti prosesnya terus menerus dong :eek:
    dan bakalan konflik dgn tegangan masuk ke ponsel. (tegangan utk charging lebih besar dari pada kebutuhan tegangan kerja ponsel)

    Kan uda di uraikan diatas, bahwa proses charging itu masuk melalui konektor ponsel menuju rangkaian charging, masuk ke batere. Dengan tujuan agar proses pengisian batere dapat dikontrol oleh ponselnya.

    Sebaiknya pake baterai dummy yg sumber tgangannya dari power supply mandiri.
    Apalagi untuk ponsel yg operasionalnya hampir 24 jam sehari.
    Kabel data yg digunakan jadi ga perlu yg support charging function
    Beban power supply (USB) komputer pun menjadi ringan.

    Qlo ponselnya lebih dari 1 unit, tinggal hitung saja kebutuhan arus yg dibutuhkannya, lalu buat/sediakan power supply tersendiri utk keperluan itu yang output arusnya mencukupi.
    Tambahkan saklar On-Off di setiap batere dummy tsb agar saat ponsel diistirahatkan, tegangan yg masuk juga bisa diputus.
     
  8. altari

    altari New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Rencana awal sih cuman pake beberapa hp, tapi karena ada kendala, jadi nambah lebih banyak hp lagi. Akhirnya jadi mikir, bisa jebol ini komputer terlalu banyak beban..

    Kalau pake baterai dummy kelihatan kabel kurang rapih apa lagi tutupnya harus dilubangi kecuali kalau dibuat 1/2 telanjang :censor: he..he..he..

    Yang dikuatirkan selama ini kalau pengisian terus menerus maka baterai akan gembung atau mungkin meledak.
    Mungkin ada rangkaian yang dapat menggantikan fungsi cell baterai sehingga arus pengisiannya dapat dimanfaatkan untuk mensuplay hp dan membuat status pengisian penuh. Jadi seperti punya baterai life time he..he.. :thumb:

    Mudah-mudahan untuk kedepannya sdh ada yg bisa membuat rangkaiannya..dan mau dishare di sini :pray:

    Ok boss.. terima kasih banyak atas pencerahannya... dilanjut terus...:thumb:
     
  9. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Walah...walah.... bos altari nampaknya masih belum ngerti apa itu baterai dummy yang saya maksud :eek:

    Baterai dummy yg dimaksud itu merupakan baterai tanpa sel-sel aktif seperti pada baterai beneran, melainkan hanya rangkaiannya saja yg diambil kemudian sumber tegangannya memakai power supply (dari Regulated PSU ato USB komputer). JADI BATERAI DUMMY ITU PENGANTI BATERAI BENERAN, dengan tujuan mengatasi permasalahan yang di maksud oleh Bos altari :p

    Cara buatnya : tinggal bongkar Baterai bekas, ambil rangkaiannya ! Buatnya yg rapih atuh ... :pound:
    Qlo ingin sumber tegangan baterai dummy tsb diambil dari conector charging ponsel, maka kutub2x input baterai dummy tsb tinggal dihubungkan saja ke rangkaian connector charger ponsel di dalam ponselnya. Jadi tidak ada kabel yang keluar dari ponsel :thumb: >>> Tapi ingat .. hal ini akan membebani Power Suppply komputer, karena diambil dari USB (jika aplikasinya untuk server pulsa dgn C55/M55)
    Ngeh ga ya .. apa yg saya maksud itu ??? :confused:

    kayaknya bener2x musti saya sertakan gambarnya produknya disini neh .... :rolleyes:

    sok ... kirim ponselnya ntar saya buatin samplenya :D
     
  10. altari

    altari New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Betul boss.. saya benar-benar bingung :confused:
    Tadinya dalam gambaran saya, kutub-kutub input baterai dummy mendapat sumber tegangan dari luar (terpisah), karena kalau dari dalam ponsel berarti melalui 3 kutub output baterai dummy dan itu harus ada rangkaian tambahan karena tidak bisa langsung ke kutub-kutub output batarai dummy.

    Nah.. sekarang mudah-mudahan saya bisa ngerti :D
    kutub-kutub input baterai dummy mengambil sumber tegangan dari rangkaian connector charger ponsel di dalam ponselnya, berarti harus bongkar HP :eek: Wah.. boss, saya nggak ngerti jalur rangkaian connector charger di dalam ponselnya..:D Mudah-mudahan boss Gone_bdg sudah dapat gambar jalur rangkaiannya atau mungkin dari bos-bos yang lain? sehingga bisa dishare di sini :pray:
    Ok boss, terima kasih penjelasannya yang panjang lebar, mudah-mudahan nggak kapok-kapok ya..:thumb:
     
  11. R124L

    R124L New Member

    Messages:
    17
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    0
    thank............jadi banyak tau nich:clap::clap::clap:
     
  12. Julax

    Julax New Member

    Messages:
    132
    Likes Received:
    81
    Trophy Points:
    0
    :focus: :focus: :focus: :focus: :focus: :focus:

    IJIN KOPAS BOS
     
  13. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Skema Batere Dummy ;)

    Nah .... uda sempat buat schematicnya neh :D

    Silahkan yang mau buat Dummy batterry liat Schematic Dibawah ini.
    Tersedia 2 Jenis Rangkaian Sederhana.
    Yang pertama di buat berdasarkan rangkaian Cable PSU (Batt Dummy Scheme gone)
    Sedangkan yang kedua dibuat berdasarkan pengembangan sendiri (Batt DummyPlus Scheme gone)

    Jika yang dibutuhkan Ponsel hanyalah input tegangan + BSI -, maka BSD tidak perlu digunakan.
    Pada rangkaian pertama, Output Voltage = Input Voltage
    Pada Rangkaian kedua, saya desain sedemikian rupa sehingga membutuhkan Input Voltage=5 Volt (misal USB Computer) dan menghasilkan Output Voltage=3.7Volt. Dan sengaja saya tambahkan komponen extra yaitu Switch dan Led indikator. Jika Anda tidak menginginkannya maka tinggal ditiadakan saja.

    Jika ingin rangkaian battery dummy ini di tanam didalam ponsel, maka gunakan rangkaian yang kedua, dimana inputnya diambil dari jalur Charging Fuse ponsel. Namun ingat, jalur fuse harus diputus terlebih dahulu hubungannya ke rangkaian ponsel, sehingga hanya terhubung ke rangkaian ini.

    Selamat mencoba ....
     

    Attached Files:

  14. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0
    Contoh Aplikasi Batt.Dummy pada N2115/6

    Berikut petunjuk/contoh penerapan battery dummy pada Ponsel Nokia N2115/N2116
    Gambar terlampir dibawah

    Kita ketahui Ponsel tersebut dapat kita manfaatkan sebagai Modem CDMA utk koneksi Internet.
    Nah jika kita menghubungkannya ke komputer melalui kabel USB DKU-5, maka ada tegangan charging yang masuk ke ponsel dari USB komputer melalui kabel tsb.

    Dari pada kita menggunakan baterai saat memakai ponsel tsb sebagai modem, lebih baik kita gantikan baterai BL-5C atau BL-6C dengan baterai dummy. Terlebih lagi jika kita menggunakan ponsel tsb sebagai modem yang "full time operation".

    Namun diperlukan sedikit modifikasi, yaitu pemutusan jalur tegangan charger ke rangkaian charging control ponsel.
    Hal ini dimaksudkan agar tidak ada output tegangan pada konektor batere (kutub positif), yang normalnya dibutuhkan sebagai tegangan "charging battery", sehingga output rangkaian battery dummy tidak mengalami konflik ;)

    Selanjutnya rangkaian battery dummy yg telah kita buat, sumber tegangannya diambil dari tegangan charger USB komputer > USB DKU-5 > Pop-Port Connector Pin Out (1&2) > Fuse/dioda > tegangan (+)/(-) sumber

    Sedangkan Output battery dummy yaitu (+) BSI (-) dihubungkan langsung ke konektor baterai ponsel

    Akhirnya ... Anda dapat dengan nyaman menggunakan ponsel N2115/N2116 saat browsing Internet tanpa khawatir habis batere maupun batere panas atau rusak.

    Selebihnya, Anda dapat mengaplikasikan hal ini ke semua Ponsel. Namun yang terpenting, putus dahulu jalur tegangan charger masuk ke "charging control circuit" ponsel.

    Selamat mencoba.
     

    Attached Files:

    semarpone, nowoprasetyo, jupo and 5 others like this.
  15. altari

    altari New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    Ok. Boss gone_bdg terima kasih banyak :thumb:
    betul-betul membantu sekali. kalaupun tidak bisa dilakukan sendiri karena keterbatasan peralatan, ketempat servicepun kita tidak ragu-ragu untuk memodifikasinya karena sudah ada gambar dan kita jadi lebih yakin. :D
     
  16. sidomulyo

    sidomulyo New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    thanks mas.
    cara ini bahkan lebih baik di banding memakai kabel data yg otomatis charging (bluetech) siemens c55
    jika digunakan untuk server pulsa.
     
  17. sidomulyo

    sidomulyo New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    oke mas saya ada pertanyaan nih.

    saya mempunyai dc power supply bekas " pesawat HT " max 10 A
    pilihan tegangan pada rotary switch 3, 6, 9 13,5 volt klo tidak salah.
    tidak ada yang 4.5 volt

    yang saya tangkap : jika menggunakan tegangan 5 volt(tegangan USB) maka di rangkaian di tambah dengan Dioda Zener IN4001.

    Bagaimana jika menggunakan tegangan input 6 volt dc, disini saya hanya mempunyai 3 atau 6 volt.(yg paling dekat)
    apakah tetap menggunakan Dioda Zener IN4001. atau di ganti yg lain ?

    jika di ganti diodanya. bagaimana cara kita menghitung/mencari dioada. mungkin saja ada teman yg mempunyai tegangan hanya 12 v dc. misalkan aki motor :D

    terimakasih


    regards

    sidomulyo
    lampung
     
    nowoprasetyo likes this.
  18. sidomulyo

    sidomulyo New Member

    Messages:
    32
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    0
    problem solved.

    ternyata setelah di ukur tegangan pada "dc power supply" merk shinyoku pada selektor 6 volt saya ukur menggunakan multimeter "winner" menunjukan nilai 4,1 volt. masih dalam toleransi, saya coba dan berhasil

    thanks
     
  19. superdob

    superdob New Member

    Messages:
    18
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    0
    bro, hp ku 3530 tiba tiba sering ngedrop..pa lagi klo pas dpt telpon :cry:

    padahal batere udah aku ganti baru..

    solusi selaen ganti hape apa bro ? :confused:

    maklum itu hape gsm satu2 nya bro

    thanx
     
  20. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,859
    Likes Received:
    3,439
    Trophy Points:
    0

    Umumnya masalah seperti yang dialami tersebut, bukanlah bersumber dari baterenya melainkan dari rangkaian ponselnya yg mengalami "Short" atau mengalami kerusakan pada Area sirkuit sinyal/ RF (IC PA) sehingga pada suatu ketika, utamanya saat melakukan atau menerima panggilan arus kerja ponsel melonjak drastis secara tiba2x dan menyebabkan batere Drop :eek: hingga ponsel secara otomatis padam.

    Silahkan liat2x & pelajari Forum Nokia DCT-4
     
    titikdigital, hendra41 and the fooh like this.

Share This Page