Tentang switching power supply

Discussion in 'Elektronika Umum' started by Karismahejo, Jun 20, 2009.

  1. Karismahejo

    Karismahejo Active Member

    Messages:
    399
    Likes Received:
    95
    Trophy Points:
    38
    Boz2..master2..mo nanya tentang cara kerja powersupply model switching..krn jmn skrang sdh hmpir smua power supply menggunakan trafo switching (regulator tv,vcd,dvd,casan hp..dll) tdk menggunakan trafo spt umumny regulator jaman dulu..mhn pencerahanya...tks.
     
  2. vortune_labs

    vortune_labs Moderator Moderator

    Messages:
    1,402
    Likes Received:
    2,010
    Trophy Points:
    123
    Kalau ga salah switching kan proses di regulator switching itu kan sinyal Ac di searahkan menjadi DC oleh dioda penyearah, kemudian DC dimanipulasi menjadi DC yang terputus-putus (seperti AC), kemudian di transfer ke rangkaian sekunder melalui trafo switching. setelah itu baru disearahkan kembali oleh dioda penyearah. Maka jadilah tegangan DC yang kita butuhkan. Untuk kestabilan tegangan yang dihasilkan dikontrol menggunakan feed back melalaui opto coupler. gitu kalo ga salah:D
     
    Karismahejo likes this.
  3. Karismahejo

    Karismahejo Active Member

    Messages:
    399
    Likes Received:
    95
    Trophy Points:
    38
    Oh jd d rangkaian primernya dc ny dbikin putus2 ya boz..mslhny ak bingung kok d primer dah d dc-in tp d output skunderny bs kluar voltase yg berbeda2..klo opto coupler tu maksudnya gmn boz?
     
  4. adityaharisaputra

    adityaharisaputra Moderator Moderator

    Messages:
    793
    Likes Received:
    720
    Trophy Points:
    103
  5. klisscell

    klisscell New Member

    Messages:
    67
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    0
    Maaf sebelum nya, maw usul.
    Kalaw g salah, prosesnya dari AC 220V di searahkan jadi Dc, lalu di naikkan tegangan nya dengan sebuah elco tegangan tinggi, trus di buat rangkaian osilator frek krg lbh 15kh . Output nya kan menjadi AC lalu masuk ke trafo inti ferit, karena frekuensinya tinggi. Keluar trafo jadi ac teg rendah dg frek 15kh. Makanya cuma bth 1 dioda untk menyearahkan tegangan outputnya. Maaf kalaw salah.
     
  6. DUNIAELEKTRO

    DUNIAELEKTRO New Member

    Messages:
    88
    Likes Received:
    53
    Trophy Points:
    0
    Optocoupler adalah semikonduktor penghubung dengan sistem cahaya, biasanya digunakan di rangkaian switching sebagai pemisah rangkaian Hot ( high voltage ) ke rangkaian cool ( low voltage ) bisa di bandingkan dengan rangkaian regulato yang ada dan tidak ada optocoupler nya, biasanya yang ga ada optocoupler nya groundnya nyetrum.
     
  7. cakil

    cakil New Member

    Messages:
    58
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    0
    Switch Mode Power
    Supply (SMPS)
    Dinamakan Switch Mode
    Power Supply (SMPS)
    karena sistem kerjanya
    menggunakan metode
    switching (pensaklaran)
    yaitu menghidup matikan
    tegangan yang masuk ke
    dalam trafo dengan
    peralatan/komponen
    elektronik dengan
    frekuensi tertentu.
    Sedangkan nama AC-
    matic diambil dari salah
    satu kelebihan dari SMPS
    yaitu kemampuan power
    supply bekerja dengan
    rentang tegangan
    masukan yang lebar.
    Pada beberapa jenis
    smps, mampu bekerja
    pada tegangan masukan
    antara 90 s/d 265V
    dengan output yang
    sama dan stabil. Karena
    kelebihan tersebut, smps
    menjadi auto-voltage
    regulator atau wide
    range input regulated
    power supply (secara
    mudahnya disebut AC-
    matic)..atau baca di http://zaenalelectronic.blogspot.com/2009/11/switch-mode-power-supply-smps-dinamakan.html
     

Share This Page