Capacitor Bank untuk motor

Discussion in 'Elektronika Umum' started by excalibursz, Dec 23, 2009.

  1. excalibursz

    excalibursz New Member

    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    ada yang punya rangkaiannya ga kk?? :( helep
     
  2. m4d4

    m4d4 Well-Known Member

    Messages:
    374
    Likes Received:
    126
    Trophy Points:
    53
    q ngantri......:D
     
  3. boedist

    boedist Member

    Messages:
    44
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    18
    Tinggal nambahkan kapasitor nonpolar yang dipasang secara paralel dengan motor. Besarnya kapasitor (mikro farad) tergantung dari daya dan cos phi motor. Kalo daya dan cos phi diketahui, besar kapasitor bisa dihitung. Tapi biasanya pada motor2 kecil cos phi tidak tertera. Jadi mesti coba2 dipasang kapasitor dan diukur amperenya dg tang ampere, dicari ampere yg paling kecil.
    Sebagai gambaran, di rumah saya pasang kapasitor dan dg memakai tang amper saya ukur arusnya :
    - pompa air(125 W) saya pasang 12 mikro (arus turun dari 1,2 A mjd 0,9 A)
    - kulkas (85 W) saya pasang 6 mikro (arus turun dari 0,6 A mjd 0,4 A)

    Hati2 kapasitor menyimpan muatan listrik tegangan tinggi.
    Jangan memegang kaki2 kapasitor, bisa kesetrum. :flame: :flame:
     

    Attached Files:

  4. LHOETZ

    LHOETZ New Member

    Messages:
    38
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    0
    BETUL BOSS...ITU kalo gak salah nama nya............perbaikan cos phi. atau per baikan faktor daya.jadi oto matis kalo di tambah CAPASITOR ya mesti oke........masalah nya...ARUS mendahului TEGANGAN begitu alat tsb di on kan...........salam.sekedar ber bagi..
     
  5. boedist

    boedist Member

    Messages:
    44
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    18
    Jenis2 tahanan pada rangkaian arus AC jika digambarkan dg diagram phasor sebagai berikut:

    [​IMG]

    R = Tahanan murni
    XL = Reaktansi Induktif (timbul karena inductor/lilitan)
    XC = Reaktansi Kapasitif (timbul karena capasitor)

    Karena motor mempunyai lilitan maka tahan total atau impedansi akan menjadi :
    Z = R + XL
    Jika dihubungkan dg sumber tegangan, diagram phasor akan mjd :

    [​IMG]

    W timbul karena R murni, sedang Var timbul karena lilitan.
    VA = W + Var (penjumlahan secara vector)
    Cos phi = W dibagi VA
    Motor yg ideal mempunya cos phi =1.
    Ini artinya pada motor cuma ada R, dan tidak mengandung XL (lilitan). Sehingga Var akan sm dengan nol, sehingga VA=W. dan cos phi = W / VA = 1. Ini tidak pernah ada karena motor pasti punya lilitan. Kita Cuma bias memperbaiki cos phi tersebut, dengan cara mengurangi XL (yg menimbulkan Var) dengan cara menambahkan kapasitor (akan memunculkan XC). Sehingga Var akan tereduksi. Diagram phasor setelah penambahan kapasitor kira2 seperti berikut :

    [​IMG]

    Disini W tetap, Var turun, akhirnya VA juga akan turun (Cos phi akan naik mendekati satu). Sehingga arus (ampere) pada rangkaian akan turun.
     

    Attached Files:

  6. Karismahejo

    Karismahejo Active Member

    Messages:
    399
    Likes Received:
    95
    Trophy Points:
    38
    wih mantep bgt..pakbudis bgmn klo tdk berupa motor misal trafo pd rgkaian elektronik pengaruh ga?
     
  7. boedist

    boedist Member

    Messages:
    44
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    18
    Pada peralatan elektronik yg menggunakan transformer sebagai step u ato step down cos phi mendekati satu. Disini transformer berfungsi sbg penaik ato penurun tegangan, dan tidak sbg beban. Walaupun pada transformer sendiri ada rugi2 daya.:tea:
     

Share This Page