Software Pulsa Tiger Engine
Kiswara

help, menggunakan multitester

Discussion in 'Elektronika Handphone' started by aragon09, Dec 24, 2009.

  1. aragon09

    aragon09 New Member

    Messages:
    72
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    0
    bagaimana mengunakan multitester analog sebagai pengukur nilai vot..cthnya vana 2.8v,vflash 2,8volt, vio 1.8,?????pake skla apa? x1kah?x10kah?x100kah??atau dcv10kah??dcv50kah???atau o.25A?25A?...jelasakan para master....lagi ngak paham n pusing
     

    Mobile Connection
  2. LINTANG INDRA

    LINTANG INDRA New Member

    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    Re: helppp!!!!

    pake digital aje
     

    Asisten VRE
    Kiswara Modem
  3. aragon09

    aragon09 New Member

    Messages:
    72
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    0
    Re: helppp!!!!

    kalo pake skala digital skala brap dong mas???
     
  4. rikphone

    rikphone New Member

    Messages:
    44
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    0
    Re: helppp!!!!

    multitester analog ma digital skalanya sama ja 10dc tapi enakan pake analog langsung kliatan klo digital dia nyari dulu. cape deh
     
    alsun alfarizi likes this.
  5. aragon09

    aragon09 New Member

    Messages:
    72
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    0
    Re: helppp!!!!

    maaf bos..masa pengecakan volt ini apa perlu hp tu diberikan tegangan dari power supply.....baru bisa yA..sorry ah byk nanya baru belajar
     

    aa-pulsajaya
  6. heri armani

    heri armani New Member

    Messages:
    45
    Likes Received:
    592
    Trophy Points:
    0
    Re: helppp!!!!

    ya iya lah masa iya dong :pound:
    hape harus dikasih tegangan power suply dan ditekan on off baru bisa keluar tegangan dari ic powwer
    dari dulu kerjanya sudah demikian :D
     
  7. aragon09

    aragon09 New Member

    Messages:
    72
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    0
    Re: helppp!!!!

    thanxxxxxxxxxxx gan
     
  8. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,864
    Likes Received:
    3,440
    Trophy Points:
    0
    Agar lebih akurat gunakan Multitester Digital : http://forum.djawir.com/elektronika-handphone-128/penggunaan-multitester-digital-23644/

    Utk pengukuran tegangan pada multiteter tidak ada skala X1 , X10, X 100 (ini skala utk pengukuran resistansi, ohm meter) , yang digunakan adalah skala 0.5V, 2.5V, 10V, 50V, 250V, 1000V (menunjukan wilayah & batas tegangan max. pengukuran)

    contoh pengukuran VDC:
    utk mengukur tegangan 1.8V, maka gunakan skala 2.5V (wilayah tegangan 0 - 2.5V)
    utk mengukur tegangan 2.8V, maka gunakan skala 10V (wilayah tegangan 0 - 10V)
    ... dst

    Apakah boleh atau bisa mengukur tegangan 1.8V dengan skala 10V ?
    Jawabannya ... BISA
    Tapi hasil pembacaannya tidak akan akurat, dan berbahaya bagi kesehatan alias bikin sakit mata karena melototin Jarum & Skala Display Multitester Analog :p

    Saat melakukan pengukuran tegangan, Anda harus dapat memperkirakan nilai tegangan yang akan diukur. Selanjutnya gunakan skala yg memiliki wilayah tegangan lebih besar dari nilai tegangan yang telah diperkirakan tsb
    Begitu pula untuk pengukuran lainnya (resistansi atau arus listrik)

    Contoh :
    Jika suatu alat elektronik yang akan diukur diperkirakan mengeluarkan tegangan > 10V, maka gunakan skala 50V dan jangan gunakan skala 10 V
    kecuali kamu ingin multitesternya cepat rusak ... ya silahkan :p

    Selengkapnya :

    1. Jika saklar menunjuk pada ohm meter dapat digunakan mengukur: Transistor, Tahanan, Potensiometer, VR (Variabel Resistor), Kondensator, LS, Kumparan, MF dan trafo, mengukur Kabel, dsb.
    2. Jika saklar menunjuk pada DC Volt (dcv) dapat digunakan mengukur : Arus dalam suatu rangkaian (arus dc) dan Mengukur (menguji) accu atau batere
    3. Jika saklar menunjuk pada AC Volt (acv) dapat dipakai untuk mengukur kuat tegangan AC, ada dan tidaknya arus listrik.
    4. Jika saklar menunjuk pada DC ampere dapat dipakai untuk mengukur berapa besar Arus listrik (ampere) pada accu maupun batere atau catu daya (adaptor).
    SEBELUM MELAKUKAN PENGUKURAN ATAU PENGUJIAN, PASTIKAN JARUM PENUNJUK SKALA BERADA PADA POSISI 0 (NOL) , JIKA TIDAK MAKA LAKUKAN KALIBRASI DAHULU MELALUI KNOB KECIL YANG BIASANYA TERLETAK DI KANAN BAWAH DISPLAY MULTITESTER ANALOG



    MENGUJI RESISTOR

    1. Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter, dan pilih skalanya sesuai nilai resistansi yang diperkirakan
    2. Tempelkan probe masing-masing pada kawat resistor.
    3. Pengukuran jangan sampai tangan menyentuh kawat (salah satu kawat boleh tersentuh asal tidak keduanya). Perhatikan jarum pada papan skala.
    4. Jika bergerak berarti resistor baik namun belum tentu Normal (lihat skala hasil pengukurannya), jika diam berarti resistor putus alias rusak



    MENGUJI TRANSISTOR PNP

    1. Pastikan kaki kolektor, basis dan emitornya (anda harus mengetahui secara pasti)
    2. Saklar pemilih pada multitester harus menunjuk pada ohm meter
    3. Probe positif (berwarna merah) ditempelkan pada B (basis).Probe negatif (hitam) ditempelkan pada E (Emitor), jika jarum bergerak maka pindahkan probe negatif pada kolektor.
    4. Jika pengukuran pertama dan kedua, jarum bergerak berarti transistor baik. Jika salah satu pengukuran, jarum tidak bergerak berarti transistor rusak
    [​IMG]


    MENGUJI TRANSISTOR NPN

    1. Pastikan kaki-kaki transistor, yang terdiri dari kolektor, emitor dan basis.Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter.
    2. Tempelkan probe negatif (hitam) pada basis. Probe positif pada kolektor. Jika bergerak berarti antara kolektor dan basis baik.
    3. Pindahkan probe negaif pada kaki emitor. Jika bergerak maka emitor dan basis baik. Jika salah satu pengukuran(atau keduanya) jarum tidak bergerak berarti transistor putus.
    MENGUJI KONDENSATOR ELCO

    1. Putar saklar pemilih pada posisi ohm meter. Skala X1 atau X10 tergantung nilai kapasitansi elco (dalam satuan farad) yang akan diuji
    2. Perhatikan tanda negatif atau positif yang ada pada badan elcodan lurus pada salah satu kaki.Probe hitam ditempel pada kaki positif (+) dan probe merah ditempel pada kaki negatif (-). Perhatikan gerakan jarum.
    3. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian kembali ke kiri berarti kondensator ELCO baik.
    4. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian kembali ke kiri namun tidak penuh berarti kondensator ELCO agak rusak .
    5. Jika jarum bergerak ke kanan kemudian tidak kembali ke kiri (berhenti) kondensator ELCO bocor.
    6. Jika jarum tak bergerak sama sekali berarti kondensator ELCO putus.
    MENGUJI TEGANGAN PLN


    1. Putarlah saklar pemilih pada posisi ACV (perkirakan berapa volt yang diukur). Misalnya anda memperkirakan 220V maka saklar pemilih harus lebih tinggi yaitu 250V.
    2. Masing-masing probe di tempelkan pada lubang stop kontak. Selanjutnya amati gerakan jarum pada papan skala. Anda akan tahu seberapa besar tegangan listrik yang anda ukur.
    MENGUJI DIODA

    1. Putar saklar pemilih ke posisi ohm.
    2. Probe merah (+) ditempelkan pada kutub katoda dan probe hitam (-) ditempelkan pada kutub anoda. Jika jarum pada papan skala bergerak berarti dioda baik, jika diam berarti putus.
    3. Selanjutnya dibalik : Probe hitam (-) ditempelkan pada kutub katoda dan probe merah (+) ditempelkan pada kutub anoda.
    4. Jika jarum diam, berarti dioda dalam kondisi baik, jika bergerak berarti dioda rusak.

    MENGUKUR DC VOLT

    1. Perkirakan seberapa besar DC Volt yang anda ukur. Misalnya jika 10 volt, maka saklar penunjuk harus menunjuk angka lebih besar (50 VDC)
    2. Probe merah ditempelkan pada kutub positif dan probe hitam ditempelkan pada kutub negatif.Selanjutnya amati gerakan jarum pada papan skala. Anda akan tahu seberapa besar tegangan listrik yang anda ukur
    MENGUKUR LISTRIK DC

    1. Besarnya arus listrik (DC) yang mengalir dalam suatu rangkaian bisa diketahui dengan menggunakan multitester.
    2. Terlebih dahulu perkirakan seberapa besar ampere yang diukur, baru kemudian saklar pemilih diposisikan pada angka yang lebih besar.
    3. Lalu hubungkan peralatan yang akan diukur secara seri melalui probe multitester

    [​IMG]


    JADI PADA INTINYA ...

    MULTITESTER ITU DIGUNAKAN UNTUK MENGUJI/MENGUKUR
    SUATU KONDISI KERJA ATAU KONDISI KOMPONEN MAUPUN NILAI SUATU KOMPONEN BERDASARKAN PERBANDINGAN NILAI HASIL PENGUKURAN YANG DITUNJUKAN DENGAN NILAI YANG SEHARUSNYA DIMILIKI (YANG TELAH DIKETAHUI BERDASARKAN LITELATUR)

    DAN BUKAN DIGUNAKAN UNTUK MENCARI TAHU KONDISI KERJA ATAU KONDISI MAUPUN NILAI KOMPONEN YANG BESARAN ATAU BATASN NILAI NORMALNYA TIDAK KITA KETAHUI ATAU TIDAK DAPAT KITA PERKIRAKAN SEBELUMNYA ... :boxing:

    SEHINGGA PADA AKHIRNYA KITA MENGETAHUI, APAKAH KONDISI KERJA ATAU KODISI KOMPONEN YANG KITA UJI/UKUR MASIH BAIK ATAU TIDAK

    BEGITU PULA DENGAN ALAT UJI ATAU ALAT UKUR LAINNYA ...
     
  9. rikphone

    rikphone New Member

    Messages:
    44
    Likes Received:
    14
    Trophy Points:
    0
    kayanya yang ditanya buat ngukur tegangan komponen hp dah bukan buat ngukur komponen tv hehehe:p
     

  10. aragon09

    aragon09 New Member

    Messages:
    72
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    0
    .terimakasih bos..penjelasannya...utk hp ngak ada kah bos???? uploadkan sama gambarnya bos lagi senang di fahami.....apa pun cendol meluncurrrrrrrrrrrrrrr.............udah faham pengukuran voltnya....tapi ngak faham utk mengukur resitor(R),capisator(C), gi mana????adakah probe(-) ke bahagian asalkan ground dan probe (+) ke salah satu kaki resistor yang akan diukur ....dan apa yang dimaksudkan dengan jalur putus....bagaimana mengesan dan apa puncanya....

    diperjelaskan dong biar org2 baru mcm saya lagi memahami.....supaya ngak salah ukur...TQ
     
  11. gone_bdg

    gone_bdg Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    1,864
    Likes Received:
    3,440
    Trophy Points:
    0
    Lha makanya dimengerti .... jangan hanya bisa
    Ga masalah urusannya ngukur tegangan hp, tv, radio, listrik pln ato apapun, qlo dasarnya sudah paham ..... ya ga masalah
    Qlo mau yg contohnya pengukuran tegangan handphone, silahkan bahas pada thread yg di buat TS, namun pertanyaannya diperjelas jangan hanya bertanya "gimana cara ngukur tegangan ponsel ?"

    karena ponsel itu punya banyak jenis tegangann kerja :)

    hemmmm .... nampaknya Anda harus memahami dulu jenis & fungsi komponen elektronika sebelum masuk ke masalah pengukuran atau pengujian komponen :rolleyes:

    Silahkan baca2x dan pahami dulu jenis dan fungsi komponen elektronika, juga pahami kembali apa yg dimaksud tegangan listrik, arus listrik, resistansi, kapasitansi, dst ...

    Sekedar saran ....
    memahami eletronika, sebaiknya dimulai dari dasarnya, jangan langsung masuk ke pengukuran & pengujian :)
     
  12. aragon09

    aragon09 New Member

    Messages:
    72
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    0
    terima kasih penjelasan dan nasihatnya..sangat berguna.....:clap:
     
  13. danuakmal47

    danuakmal47 New Member

    Messages:
    173
    Likes Received:
    23
    Trophy Points:
    0
    ok banget bos gone_bdg penjelasannya,seeeppp lagi klo ada studi kasus gitu! ofer all thanks berat atas ilmunya salut banget
     
  14. sandaltz

    sandaltz New Member

    Messages:
    13
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    0
    makasie boss
    mogamoga bermanfaat...:clap::clap::clap:
     
  15. adi nugraha

    adi nugraha New Member

    Messages:
    42
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    0
    wah... penjelasan bos gone bdg cukup menarik nih.. aku yang biasa pake multitester jadi mrasa masih belum banyak ngerti tentang cara pake multitester. *** lg makasih bos...:thumb::thumb::thumb::thumb:
     
  16. eriJC

    eriJC New Member

    Messages:
    10
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    mantap topcer bos ^^
     

Share This Page