Apa bener teknisi hp tdk bisa kaya?

Discussion in 'Out of Topic' started by rudifast, Apr 20, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. rudifast

    rudifast TALK LESS DO MORE Product Supporter

    Messages:
    1,484
    Likes Received:
    6,025
    Trophy Points:
    0
    TEKNISI HP TDK BISA KAYA?

    kalo ad pertanyaan soal gini saya tentu akan jawab
    bisa iya bisa nggak..

    maka saya akan coba uraikan beberapa point,yakni Teknisi hp bisa kaya kalo;

    A.skill yg dimiliki diatas rata2 pesaingnya
    B.punya sifat dan sikap yg positif
    C.punya kmampuan kreatifitas&manajerial yg baik
    D.modal materi yg mendukung



    point A,terdiri dari

    - Skill Teknis(Hardware dan software)

    coba kita ukur sendiri berapa kira2 score skill teknis yg kita miliki,dan yg paling penting
    apakah skill yg kita miliki itu sudah diatas rata2 teknisi yg ada didaerah dekat usaha kita berdiri..
    coba renungkan apakah dengan skill yg kita miliki saat ini dapat mengatasi minimum 70%
    dari total garapan service yg masuk ketempat kita?jika jawabnya iya,maka artinya maaf..
    itu artinya anda masih memiliki skill rata2..lho,kenapa? jawabnya adalah kalo hampir semua garapan
    yg masuk ke anda bisa anda kerjakan jusru itu karena garapan tingkat kesulitannya rendah,
    sehingga hampir dipastikan skill yg dibutuhkan juga rendah alias masih score biasa.

    Kalo jawabannya: kadang 70% bahkan lebih kadang gak sampai nah inilah yg perlu diperhatikan apakah garapan
    yg masuk itu selesai dalam waktu 1 hari..? kalo jawabannya iya justru itu artinya masih
    tergolong skill rata2..tapi kalo garapan itu membuat anda berpikir dan mencari tau cara penyelesainnya hingga
    makan waktu lebih dari 1 hari..inilah yg dimaksud dengan garapan dengan score kesulitan tinggi,otomatis skill yg dibutuhkandiatas rata2..lalu kita lihat juga apakah garapan yg selesai kita kerjakan lebih dari 50% nya adalah garapan lemparan konter atau hanya garapan user saja?kalo jawabannya lemparan konter,maka selamat anda masuk ke golongan teknisi dgn skill diatas rata2,sebaliknya jika lebih dari separo garapan anda adalah garapan dari user maka skill anda masih rata2..kalo kenyataan spt ini yg anda harus lakukan sesegera mungkin adalah:

    -segera berlatih dan instropeksi diri utk mendapat skill yg lebih baik sebisa mungkin melengkapi
    kekurangan skill yg tdk anda miliki cara paling logis misalnya dgn melengkapi alat bantu kerja spt;
    blower yg lebih bagus,solder yg lebih panas,alat analisa yg lebih lengkap,box flasher yg lebih lengkap,firmware yg lebih lengkap,komputer yg lebih cepat atau meja service yg mendukung,dll.atau kalo perlu belajar lagi secara privat kepada org yg skillnya masih diatas anda bisa via training bisa juga via forum atau via cd tutorial atau via buku,
    tergantung seberapa tingkat skill yg anda perlukan.


    -skill verbal

    maksud nya adalah kemampuan kita utk berkomunkasi dengan org lain terutama pelanggan
    krn seberapa bagusnya skill teknis yg kita miliki tapi kalo kemampuan berbicara dan menjelaskan kepada customer
    kurang bisa jadi malah kita yg akan kerepotan sendiri ,customer ibarat raja tapi juga ibarat pisau bermata dua.
    kalo kita tdk pandai menjelaskan kpd customer soal ap yg harus dikerjakan / diperbaiki soal hpnya maka tentu customer
    tdk mudah mengerti ap maksud dan tujuan kita mngerjakan hal tsb,tentunya kita harus bisa menerangkan sebab akibat
    knp hp ini harus diganti uem atau icnya karena begini..dst..demikian juga kalo kita sedang mengalami suatu accident atau kecelakaan kerjayg menyebabkan hp milik customer menjadi mati,kita harus bisa menerangkan sejak awal/kesepakatan awal tentang resiko2 yg akan dihadapi jika hp dalam keadaan tertentu maka dikerjakan resikonya adalah mati,yg diharapkan adalah customer merasa apa yg kita kerjakan adalah usaha terbaik kita,sehingga mereka dapat menerima jika resiko mati total itu ternyata terjadi,inilah yg disebut win2 solution customer tdk merasa dirugikan dan anda juga tdk merasa terbebani dgn pekerjaan yg anda lakukan.


    point B,terdiri dari

    -sifat pantang menyerah
    sifat sebagai teknisi yg selalu mendapatkan tantangan2 baru utk mengerjakan service dgn tingkat kesulitan yg semakin naik tentu sangat membutuhkan ketekunan/ketlatenan dan kesabaran kita utk tdk mudah menyerah dan putus asa dlm mengerjakan suatu garapan yg blm kita ketahui cara penyelesainnya,terus mencoba dan mencari tau itu adalah kunci kita utk tetap survive dengan ketekunan dan kesabaran,semua menjadi terbuka asalkan tdk berlarut2 dan terlalu lama .

    -sifat rendah hati dan tdk merendahkan org lain
    sifat yg satu ini kadang sulit dimiliki oleh beberapa teknisi yg masih baru(1-3 tahun)karena dimasa awal 3 tahun pertama kadang teknisi menjadi "dumeh" atau tinggi hati merasa dirinya yg terbaik dsb..
    justru sikap merasa dirinya yg terbaik inilah yg akan menghancurkan kita sendiri,secara pelan2 tapi pasti.
    knp?krn org yg merasa dirinya terbaik dan lebih pintar dari org lain cenderung tdk mau merubah dan belajar lagi
    akhirnya tanpa disadari org lain yg dianggap rendah dan kecil itu menjadi tumbuh besar dan skill yg dimilik melebihinya,
    jadi yg harus kita lakukan adalah jgn pernah merasa diri kita yg terbaik,kita boleh saja merasa pandai tapi jgn pernah merasa kita yg terpandai sebab justru orang2 yg pandai dan ahli setiap hari masih terus belajar,belajar dan belajar.

    -sikap ramah dan respect
    sifat yg pendiam boleh saja kita miliki utk menghindari bicara yg tdk berguna,daripada banyak bicara tapi hanya tong kosong .tapi sikap yg pasiv dan mendiamkan terhadap org lain seringkali lekat dengan sikap sombong.inilah yg harus dihindari,kita hidup bermasyarakat tentu kita butuh interaksi dgn org lain keramahan kita,tegur sapa kita dan respect thd org lain bisa sangat berpengaruh terhadap penilaian org kepada kita.

    -sikap anti hal2 negatif
    sebisa mungkin jauhi hal2 yg dapat merusak diri kita sendiri seperti narkoba,kriminal,asusila,amoral dan sejenisnya
    krn itu hanya akan membunuh diri kita sendiri tanpa kita sadari,kalo kita bisa bersikap positif kenapa harus bersikap negatif? sikap sering berdoa,rajin ibadah ,agama apapun kita .sikap sering sedeqah dan membantu sesama ibarat umpan pemancing rejeki,percaya atau tidak itu terserah anda tp itulah yg selalu saya alami selama ini.

    LANJUT...
     
  2. rudifast

    rudifast TALK LESS DO MORE Product Supporter

    Messages:
    1,484
    Likes Received:
    6,025
    Trophy Points:
    0
    point C,terdiri dari

    -sikap manajerial atau kemampuan utk mengatur usaha yg kita jalankan,termasuk penting ialah manajerial keuangan sehingga kita seringkali tdk merasa uang begitu cepat habis,,hasil service 200-500rb setiap hari tapi setiap mau bayar atau membeli apa2 selalu uangnya tdk cukup,ini artinya anda memiliki kemampuan manajerial keuangan yg buruk.salah satu solusinya adalah mulailah membiasakan diri utk menyisihkan sedikit saja dari apa yg kita dapat setiap harinya contoh saja kita dapat 150rb, maka minimum 25 rb kita sisihkan dlm bentuk tabungan atau dlm bentuk perhiasan yg dapat dijadikan simpanan utk kemajuan usaha kita sendiri.

    atau jika hal itupun dirasa sulit,maka berusahalah mengumpulkan hasil jerih payah kita dalam bentuk benda yg dapat
    menambah aset kita,baik dibeli secara tunai maupun kredit. dan jangan merasa malu jika kita membeli barang secara kredit,krn seorang wiraswasta dan bahkan pengusaha besar sekalipun pasti juga punya pinjaman atau kredit kepemilikan suatu barang misal berupa elektronik,meubel,motor,mobil,rumah dan tanah atau perhiasan yg dapat meningkatkan aset kita. jgn sampai kerja sdh 5 tahun,tapi tdk punya apa2 ini mencerminkan buruknya kemampuan manajerial dari diri kita sendiri.

    -kreatifitas
    kalo kita tdk kreatif atau kurang kreatif,maka hampir dipastikan kita akan jungkir balik menghadapi persaingan usaha tapi kalo kita mau berpikir kreatif utk kemajuan usaha kita kita akan dapat survive bahkan tumbuh maju.
    jangan salah memandang lokasi atau tempat usaha, kadang org yg buka diarea pertokoan ramai blm tentu bisa bertahan dan maju dibanding org yg membuka didaerah perkampungan biasa atau tempat yg tdk ramai,kenapa?karena yg menentukan ramai tdknya atau hidup matinya maju mundurnya usaha kita bukanlah tempat saja,tapi faktor yg utama yg sangat berpengaruh adalah "diri kita" yakni kretifitas,layanan,skill dll yg sdh saya bahas diatas..diantara kreatifitas itu ialah penataan tempat,pemasangan plang/papan nama,promosi/iklan,kenyamanan customer saat berada ditempat kita,dll..silahkan anda kembangakan sendiri dari kreatifitas anda sendiri!

    point D,Modal

    -ada modal ada kerja atau ada kerja ada modal?


    pertanyaan spt ini mungkin dapat saya jelaskan secara mudah seperti ini
    kalo kita memiliki skill yg bagus,sikap dan kreatifitas yg bagus maka modal akan
    mudah saja kita dapat berarti ini masuk kategori "ada kerja ada modal" ini yg paling sulit,dan kalo kita berhasil mencapainya maka kesuksesan yg kita raih akan bertahan lama dan terus bertahan krn modal nya adalah diri kita sendiri.maka saya sangat menganjurkan raihlah kepercayaan dari org lain utk mendapatkan modal tersebut,modal bisa berupa tabungan yg kita kumpulkan atau pinjaman dari bank krn kepercayaan mereka terhadap kita,
    tentu saja kita harus menjaga kepercayaan mereka terhadap kita demi kelangsungan dan kemajuan usaha kita sendiri.

    kategori yg lain adalah "ada modal ada kerja" kalo kita terposisi dalam kategori ini
    maka kita tdk perlu merasa minder karena bisa juga dengan modal awal yg ada,jika kita memiliki sikap2 yg telah dibahas diatas tdk menutup kemungkinan kita juga akan berhasil.hanya bedanya,kalo modal dari awal sdh ada entah dari warisan atau dari harta yg dimiliki sifat kreatifitas dan kemampuan fighting dalam persaingan usaha biasanya tdk sebaik yg kategori "ada kerja ada modal".

    semua yg saya tulis diatas adalah murni dari pengamatan dan pengalaman saya selama bergelut didunia perbaikan ponsel dari melihat ,mengamati ,membandingkan dan akhirnya keluarlah tulisan hasil temuan2 dilapangan tentang point2 yg harus dimiliki seorang wiraswasta perbaikan ponsel,saya yakin masih ada lagi kiat2 lain yg juga dapat membangun kita utk lebih berkualitas dan profesional sebagai seorang pengusaha perbaikan ponsel,oleh karenanya saya sangat senang jika ada yang menambahkan atau membagi pengalamannya tentang kiat2 dan point2 yg perlu dimiliki seorang teknsi ponsel demi kemajuan kita bersama.

    Ditulis oleh rudifast,owner FASTREPAIR Ponsel Training Center,Surabaya-Indonesia.
     
  3. wdody33

    wdody33 Well-Known Member

    Messages:
    252
    Likes Received:
    112
    Trophy Points:
    53
    Mantap bos sangat bermanfaat...:thumb::thumb:
     
  4. arieemdee

    arieemdee Moderator Moderator

    Messages:
    258
    Likes Received:
    272
    Trophy Points:
    73
    mangtap!! sekali
     
  5. sastra1

    sastra1 New Member

    Messages:
    2
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    setuja gue dgn ini!!!!:D
     
  6. meiky

    meiky Active Member

    Messages:
    313
    Likes Received:
    50
    Trophy Points:
    38
    tenkyu master rudi,tapi klo teknisinya udah tau hp ini tidak ada harapan hidup normal kecuali replace engine,berdasarkan pengalaman ,kerusakan fisik hpnya setelah dichek terus kita tolak apa bisa dianggap skill teknisi tersebut dibawah rata2,terus nich yach teknisi tersebut pernah kursus kata orang sich guru yang melatih professor hape ternyata apa yang diajarkan ndak ada yang advance,cuman toolsnya aja advance,analisa dan prakteknya sama dengan tuch teknisi.ini kursus karena tuch teknisi merasa diatas gunung ada gunung lain.terus masalah berapa tahun jadi teknisi,ini hanya berhubungan dengan berapa banyak langgana aja bukan skill.setahu saya juga teknisi hp yang kaya emang udah dari sononya kaya.jadi yang merintis lalu kaya (kaya materi bukan hutang ato dapet togel)belum pernah lihat.bisa kaya sich klo ada optimis yang rasional.
     
  7. sembrani

    sembrani Guest Super Member

    Messages:
    1,314
    Likes Received:
    701
    Trophy Points:
    123
    = yang jadi masalah ==

    =mungkin skil diats rata2 ,tapi kalo ngerjain sevisan yg kelarnya nyampe 2-3 hari dng bayaran yg sama dng hp yg dikerjain cuma 2jam,kan mendingan ngerjain yg kelar 2jam,

    = konter sekarang kalo mo ngelempar servisan pasti dah di obok2 dulu ,pastinya harus cek ulang semua ,butuh waktu bayaranya lebih murah ,kan mendingan ngerjain punya custemer sendiri...

    == belum lg sekarang harga servisan terutama buat plas semakin lama semakin murah=

    = akhirnya yen dipikirpikir enakan servisan dilempar aja ketehnisi laen gak resiko untung jg lebih banyak ,,itu kalo yg jadi pertimbangan untung rugi alias duit.==
     
  8. Hidas

    Hidas Well-Known Member

    Messages:
    404
    Likes Received:
    477
    Trophy Points:
    73
    selain dari skill boss yang perlu ane tambahin khususnya masalah hardware
    klo hp itu di tuntut utk mengganti komponen spt ic yang dalam catatan wktu qt beli tdk bs di coba dulu
    mengingat skr tdk jarang ic yg tdk layak pke mskipun itu baru

    shga qt harus mengeluarkan modal lbh besar dr perkiraan karna harus mengganti lagi komponen tsb
     
  9. sadermo

    sadermo Super Moderators Super Moderator

    Messages:
    2,086
    Likes Received:
    2,110
    Trophy Points:
    123
    ada benernya ada enggaknya bos

    mungkin seorang teknisi hp akan bisa menikmati all hasilnya setelah 2 tahun masa kerja

    itu hal yang pernah saya alami

    kalo jadi kaya kayaknya gak bisa...cuma hidup kita terasa cukup itu aja

    maksut dari cukup..kan kita gak harus kejar kejar alat repair terbaru
    jadi bisa beli rokok,beras,sayur,susu tiap hari udah cukup...hehehe
    :D:D:D
     
  10. 8ibin

    8ibin New Member

    Messages:
    13
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    0
    permissi master2.. ikutan blajar.
     
  11. premaswarupa

    premaswarupa New Member

    Messages:
    89
    Likes Received:
    150
    Trophy Points:
    0
    sangat bermamfaat sekali bos, saya ingin bertaya utk point A, kira2 newbi spt saya, apa yah yg bs dilakukan agar kemampuan saya bisa berkembang, step2 apa yang hrs dilakukan dalam proses belajar tsb(terutama utk masalah hardware). klo boleh tlg dong bos dijelasin scr rinci(yah spt sebuah kurikulum pembelajaran lah yang bs saya jdkan acuan buat belajar). selama ini yg saya kerjakan, di awali dg khursus, belajar dr forum, beli cd/dvd tutorial, tp hasil dr semuanya itu blm memusaskan bos.
    tlg bos, ditunggu masukannya, n jg dari master2 yg lain

    thx in advance
    B.R
     
  12. rudifast

    rudifast TALK LESS DO MORE Product Supporter

    Messages:
    1,484
    Likes Received:
    6,025
    Trophy Points:
    0
    wah kalo dibilang "kayaknya kalo kaya gak bisa..." dan "setahu saya juga teknisi hp yang kaya emang udah dari sononya kaya.jadi yang merintis lalu kaya (kaya materi bukan hutang ato dapet togel)belum pernah lihat"...

    saya kurang sependapat nih om...
    kenapa?

    banyak juga contoh bos2 di forum ini dan forum tetangga yg sdh masuk dalam kategori "kaya"
    misal dah punya rumah sendiri dr hasil kerja service,punya mobil,bahkan ad yg mobilnya lebih dari satu lho;)
    itu smua dari hasil usaha bidang service hp,makanya perlu benar dicermati contoh point2 yg saya kupas diawal thread ini..


    secara terperinci gak jauh2lah dr pada org lain ntar saya salah ,saya ambil contoh dari saya sendiri aj ya
    (tanpa bermaksud pamer atau sok )

    th 2000 saya mulai menerjuni bidang service hp,walaupun masih kadang ngawur,karena nalisa blm matang
    th 2001 saya dah buka service walau kecil2an dan blm punya nama
    th.2002 saya buka konter service hp dgn bendera "satelit service" di daerah jetiskulon surabaya
    th.2005 saya mendirikan FASTREPAIR yakni layanan service ,tool dan training center sampai sekarang

    dari 5 tahun petama (s/d th.2005) saya fokuskan pada skill,dan mencari quantitas
    pelanggan dengan menjaga kualitas dan cara pelayanan yg terbaik bisa saya kasih.

    mulai th.2006 keatas mulailah saya memanen hasil jerih payah selama 5th an itu berupa rumah dan kendaraan,baik roda2 maupun roda 4.
    jadi awalnya saya juga tknisi hp biasa ,setelah tahun ke- 5 saya mulai menambah cabang dan mengembangkan bidang usaha saya setelah 5 tahun menerjuni service dilapangan,dan alhamdulillah ampai sekarang 2010 usaha saya masih survive
    "bidang service,bidang tool alat flasher ,bidang pelatihan".dan saya adalah tipe org yg kurang suka bikin buku2 atau semacam repairbook,karena menurut saya ilmu service sangat memerlukan praktek trial trial real langsung dengan contoh ponselnya sebagai bahan acuan analisa,teori dan praktek secara langsung saya kupas saat siswa sedang belajar,lalu mereka sendiri yg saya suruh utk mengambil catatn kesimpulan dari hasil analisa dan praktek mereka sendiri.

    mungkin intinya gini:
    -jangan pesimis sebelum mencoba dan mencoba,gagal itu pintu awal dari jalan menuju keberhasilan.
    -3 tahun pertama memang rasanya berat membangun sebuah nama dan mencari pelanggan,tapi semua itu tetap bisa kalo
    kita terus belajar,belajar dan berusaha utk memberikan yg terbaik,kepercayaa pelanggan dan orang lain itu adalah jalan menuju kemandirian.
     
  13. meiky

    meiky Active Member

    Messages:
    313
    Likes Received:
    50
    Trophy Points:
    38
    maaf bos saya hanya share pengalaman aja dan mohon maklum klo masih ijo.ya itu tadi saya pribadi belum pernah lihat dengan mata kepala sendiri contoh seperti bos.tapi terimakasih atas motivasinya bos memang :thumb:
     
  14. Ali hariyanto

    Ali hariyanto Active Member

    Messages:
    338
    Likes Received:
    24
    Trophy Points:
    28
    Setuju dgn bos rudi neh, tanpa kemampuan manajerial yg baik usaha bukan hanya tidak bisa maju, bahkan bisa stagnan dan yg lebih buruk lagi...Hancur berkeping keping
     
  15. alicya

    alicya New Member

    Messages:
    204
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    0
    Bisa ja,pa c yG gak bs didunia ne.hahaha
     
  16. keliktyuwono

    keliktyuwono New Member

    Messages:
    103
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    0
    kl lihat dari judulnya " teknisi "
    teknisi apapun di indonesia gak ada yang kaya, ini teknisi ya.
    kl usaha service hp bisa jadi kaya kenapa gak, krn wiraswasta. selama kita tekun dan ulet InsyaAllah bisa kaya.
    kembali lagi teknisinya, kl teknisinya yang punya usaha sendiri bila usahanya berkembang bagus maka dia bisa kaya, tapi kl sekdar pekerja ya terima nasib.
    seorang taknisi atau kerennnya engineer tak pernah memikirkan materi tapi hasil kerjanya.
    ini pengalaman pribadi sebagai engineer air kompressor international brand dengan pengalamna lebih dari 10 tahun.
    pingin kaya jadilah pengusaha / wiraswasta :tea:
     
  17. keliktyuwono

    keliktyuwono New Member

    Messages:
    103
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    0

    boss, yang anda jadikan contoh bukan teknisi HP, tapi pengusaha di bidang servis HP. disini ada perbedaan mendasar antara teknisi dan pengusaha.
     
  18. rudifast

    rudifast TALK LESS DO MORE Product Supporter

    Messages:
    1,484
    Likes Received:
    6,025
    Trophy Points:
    0
    Kok masih ra mudeng juga toh...

    judul thread kan teknisi ap bener gak bisa kaya?
    jawabannya tentu relatif,sbelumnya say konfirm dulu yach..
    yg dijadikan contoh itu kbetulan sekarang memang sdh pengusaha service hp
    la apa tadinya bukan teknisi hp biasa??? gak bisa jadi pengusaha yg ngerti betul kalo sebelumnya bukan seorang teknisi biasa,
    nah yg dibahas itu pola berpikirnya..cara untuk bisa mandiri jadi pengusaha/wiraswasta di bidang ini.

    bisa aj kaya kalo point yg disebutkan bisa dikerjakan..
    atau sebaliknya,kan gitu inti point tsb..

    makanya perlu dicermati Teknisi semua bisa kaya juga kalo cara berpikirnya seperti point2 tsb..
    la kalo dah 10 tahun jadi engineer kok msh gt2 aj ya maaf...itu pasti ad yg blm beres ama person
    ya harus legowo utk koreksi diri gt aj.

    "teknisi hp berkembang menjadi pengusaha sevice hp" semua tadinya juga pasti pegawai biasa/teknisi biasa yg ikut orang..
    bukan pengusaha sama sekali,taunya cuma kerja ,terima gaji..mikir garap servisan..tapi kalo sampai bertahun2 tetap spt itu nah..itulah yg saya kupas supaya tdk terus menerus jadi teknisi biasa,mulailah berpikir utk bisa mandiri..sedikit demi sedikit
    berusaha jadi seorang yg mandiri,jadi pengusaha dibidang service hp.
     
  19. sembrani

    sembrani Guest Super Member

    Messages:
    1,314
    Likes Received:
    701
    Trophy Points:
    123
    "teknisi hp berkembang menjadi pengusaha sevice hp" semua tadinya juga pasti pegawai biasa/teknisi biasa yg ikut orang..
    bukan pengusaha sama sekali,taunya cuma kerja ,terima gaji..mikir garap servisan..tapi kalo sampai bertahun2 tetap spt itu nah..itulah yg saya kupas supaya tdk terus menerus jadi teknisi biasa,mulailah berpikir utk bisa mandiri..sedikit demi sedikit
    berusaha jadi seorang yg mandiri,jadi pengusaha dibidang service hp.
    yang ini ane setuju banget bos ,,selalu berusaha tuk bisa mandiri walaupun gak mudah tapi tetep harus berusaha yg diawali dengan pola pipkir,,,
     
  20. drcom™

    drcom™ Moderator Moderator

    Messages:
    699
    Likes Received:
    3,757
    Trophy Points:
    103
    betul bos... saya bisa mengatakan "ya" bisa juga "tidak"

    "ya"
    saya pribadi pernah sukses di dunia service handphone pada tahun 1993-2001
    harta saya kayaknya susah deh ngitung nya,... ada dimana2 berupa motor,mobil,tanah,rumah,dan beberapa kongsian usaha diluar servise hp, dan itu semua bermula dari hasil service hp. (bayangkan saja untuk buka phonelock motorola aja ongkosnya rata2 Rp.250,000,-) dan ngejemper on/off saja untuk type nokia abal-abal tarifnya mencapai Rp.250rb- 400rb bahkan lebih,.... bayangkan dgn jaman skrg... sangat jauh berbeda. masih ingat diingatan antara thn 1993-1997 kurs dolar hanya Rp.2000 - Rp.2500,- per dolarnya.
    kebetulan dimasa itu persaingannya tdk seketat sekarang, yg bisa disebut betul2 teknisi handphone... hanya beberapa orang saja, dan dunia maya (per foruman) pun hanya 1 - 5 forum saja, itupun dgn biaya yg sangat mahal untuk koneksi internetnya.
    alangkah senangnya diwaktu/masa itu, urusan serba gampang rasanya:D



    "tidak"
    pada akhir masa jaya tsb, saya tergoda oleh faktor ketiga yaitu "racun dunia",.. maaf bongkar rahasia sedikit
    saya tergoda main perempuan dan berjudi,.. tidak lama habislah harta saya, satu per satu terjual habis... hingga tersisa hanya 1 buah motor, satu buah rumah sederhana, dan uang +- 5jt. alhamdullilah Tuhan masih menyayangi umatnya, setelah bertobat... dimulailah lagi merangkak dari 0... sampai sekarang susah banget untuk bangkitnya.


    dgn cerita diatas skrg saya bersyukur sekali masih bisa/mampu menghidupi anak istri walaupun dgn kesederhanaan.
    nah bagi temen2 seperjuangan di dunia service hp,.. bisa mengambil contoh dari cerita diatas, cukuplah cuma saya sendiri saja yg mengalaminya.



    salam,drcom.:peace:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page