info

Discussion in 'Complaints Center' started by samscell, Jan 6, 2011.

  1. samscell

    samscell New Member

    Messages:
    1,849
    Likes Received:
    27
    Trophy Points:
    0
    maaf kalau salah thread..

    Unhappy NSP= Pembodohan Publik atau Hiburan????
    amat menyebalkan dan amat memuakkan semua operator telephone di negara ini sudah menutup mata demi pendapatan dari Nada Sambung Pribadi. Tanpa kecuali semua berlomba karena memang hasilnya amat sangat menggiurkan.

    Satu NSP taruhlah tarif Rp 7500/ bulan, jika ada 50.000 orang yang bisa dibodohi atau terpaksa ikut bodoh aktifkan NSP maka penyelanggara akan sedot uang masyarakat Rp 7500 x 50.000 nomor= Rp 375.000.000 per bulan. Dalam setahun mereka akan dapatkan Rp 375 juta x 12 bulan= Rp 4.5 Milyard. Dengan calculasi mudah seperti itu, wajar sekali jika sekarang kartu perdana dijual amat sangat murah. Harusnya yang beli malah dapatkan uang pun sebenarnya mereka tetap akan untung besar. Persoalan mereka share/ berbagi pendapatan dengan system rumus seperti apa jelas kita semua tidak tahu. Sebagai contoh mBah Surip alm juga dapatkan angka yang lumayan untuk ukuran kita lho ya.........

    Mereka memang sengaja (ada beberapa yang tampilkan) tidak tampilkan di website cara menonaktifkan NSP, bahkan 90% orang yang aktif NSP di nomor hpnya tidak tahu cara untuk berhenti (mungkin juga karena factor malas telephone ke customer service yang dijamin memang tidak mudah). Tidak kalah liciknya, dari beberapa penyelenggara kartu baru (paket perdana) yang mereka edarkan sudah otomatis aktif NSP dengan label gratis untuk sekian tempo pertama. Kok bisa mereka begitu amat tega menari nari di atas uang dari jerih payah sebagian masyarakat yang dapatkan uang dengan cucurkan keringat dan tenaga. Kebanyakan padahal yang aktif NSP malah memang orang- orang yang relative benar benar tidak tahu menahu tentang keculasan operator telephone, bohong besar jika mengatas namakan hiburan bagi yang menghubungi nomor hp tersebut. Pihak mana yang harus menindak hal ini? solusi mungkin dengan sebar luaskan hal ini ke berbagai media agar sebanyak mungkin orang tidak aktifkan NSP. Dampak lain di industri music negeri ini juga parah, otomatis artis atau musisi tidak akan terlalu lelah mikir susun music (arrange) ala Kitaro atau Narto Sabdo.... yang penting mereka asal buat saja toh begitu masuk ke bisnis NSP pendapatan mereka mungkin akan lebih besar dari hasil penjualan CDnya. Sangat berterima kasih jika anda yang baca ini berkenan sebarkan ke lingkungan terdekat. Lebih konyol lagi, saat ada bencana saja mereka tidak segan kirim sms ke masyarakat untuk donasi bencana agar ketik begini begitu.... kenapa mereka tidak alihkan dari uang yang sudah mereka sedot dari NSP????

    Sekedar share untuk Telkomsel non aktifkan NSP dengan ketik RING OFF kirim ke 1212, untuk XL dengan ketik UNSUB kirim ke 1818. Untuk operator lain, hak kita semua bertanya ke operator/ customer service. Untuk Esia di websitenya tertulis ketik RING UNSUB lalu kirim ke 8888 tapi pernah saya coba malah dapat balasan format sms salah. Esia cara dapatkan uang dari NSP lebih menjengkelkan, tiba tiba hp kita langsung dapat panggilan gratis dari Esia dengan kalimat "Hai pelanggan ini adalah panggilan gratis esia dst.." Buktinya pagi ini saya dapat lagi. Berkali kali saya complain pun tetap saja tidak ada tindakan. Berarti memang sudah saatnya hanya kekompakan kita bersama saja yang bisa menghentikan ulah perusahaan seperti mereka yang nota bene masuk dalam konglomerasi perusahaan besar tapi ambil uang rakyat tidak pakai kira kira

    Terima kasih...
     
  2. Betta splendens

    Betta splendens New Member

    Messages:
    1,688
    Likes Received:
    49
    Trophy Points:
    0
    judulnya panjangan dikitlah bang
     

Share This Page