Apa itu " smps & zocus "

Discussion in 'Nokia Hardware' started by berkat cell, Jan 31, 2011.

  1. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    SMPS ( switch Modul Power Supply ) adalah komponen aktif yang dapat bekerja bila mendapatkan
    arus listrik..berfungsi mengatur dan memberi tegangan ke CPU..tegangan tersebut disebut dengsn
    VCOREA
    Kenapa harus mengatur Vcorea....???
    Karena Nokia dengan platform WD2 telah menggunakan CPU jenis UPPWD2 yang mempunyai versi
    dan kebutuhan tegangan berbeda. UPPWD2 ada beberapa versi antara lain :

    uppwd v2.3
    uppwd v2.4
    uppwd v2.5
    uppwd v3.2
    uppwd v3.E

    uppwd v2.5 kebawah menggunakan tegangan Vcore =1.8 v
    uppwd v3.2 dan v3.2E menggunakan tegangan Vcore =1.5 v
    uppwd v3.2 lebih memerlukan tegangan rendah dibanding uupwd2 generasi lama

    contoh : pada nokia 3650 awalnya menggunakan uppwd v2.5 mengalami kerusakan sehingga
    memerlukan penggantian sedangkan suku cadangnya yang ada uppwd v3.2 dan uppwd v3.2E.
    maka penggunaan upp tersebut harus menggunakan cara atau trik dengan mencabut resitor
    R263 agar tegangan Vcore untuk upp bisa sesuai,,bilas tidak dicabut maka akan terjadi Over
    Voltage sebesar 0,3 Volt yang akibatnya CPU hanya bisa bertahan beberapa lama saja.
    ( bayangkan uppwd2 v3.2 katareistik Vcore nya = 1,5 v diberi tegangan 1.8 Volt )

    uppwd2 v 3.2 dan uppwd32 v3.2E secara fisik sama dalam hal tegangan ..perbedaannya adalah
    v3.2E sudah mengikuti standar RoHS yaitu pelarangan menggunakan Bahan Subtansi Berbahaya
    dalam hal ini bahan tersebut Pb ( plumbum hitam atau timah hitam )
    uppwd v3.2E lebih keras karena menggunakan 100% Sn ( timah putih )

    Kerusakan pada ic SMPS mengakibatkan ponsel mati di karenkan UPP ( prosessor ) tidak bekerja

    ZOCUS

    Zocus atau regulator zener atau SMPS ( switch mode power supply ) adalah komponen aktif yang
    memproses tegangan LDO ( low drop out ) untuk diberikan ke komponen yang membutuhkan te-
    gangan DIGITAL seperti OMAP/CAMERA MODUL dan lain lain..pada OMAP..ZOCUS mem-
    berikan tegangan yaitu V coreA 1.4 v...zocus membutukan tegangan supply dari Vbat dan juga dari
    Clock yang berasal dari Tahvo Clk600

    Jadi kalo Zocus omap rusak...ponsel jadi White Screen/LCD Blank putih karena omap ga dapat
    tegangan V coreA
     
  2. Agacell

    Agacell Active Member

    Messages:
    217
    Likes Received:
    30
    Trophy Points:
    38
    Maaf gan mo tanya apa perbedaan zokus dan emif.. Maaf gan newbe..
     
  3. rudifast

    rudifast TALK LESS DO MORE Product Supporter

    Messages:
    1,484
    Likes Received:
    6,025
    Trophy Points:
    0
    yg pasti zokus ada sendiri
    smps ada sendiri
    yg ngeluarin vcoreA itu yg smps

    beda emif dgn zokus?
    emif jenis icnya ic jenisnya ada yg laba2,bga,nonbga dan emif
    zokus salah satu jenis emif

    analoginya seperti pertanyaan apa beda buah dengan pisang?
    buah nama salah satu jenis makanan
    pisang nama salah satu buah,:)
     
  4. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    Analisa Rangkaian SMPS (Switch Mode Power Supply)



    Dapat kita simpulkan Rangkaian SMPS secara simplenya terdiri dari :

    1. Input Voltage
    2. ON/OFF (Enable)
    3. Switching Output
    4. Oscillator (Baik Internal dlm SMPS maupun External)
    5. Coil Inductor L1
    6. Feedback


    1. Input Voltage

    Pada Ponsel, biasanya Input Voltage ini diambil dari VBAT (3,6V - 4 V) sebagai sumber teg. yg mau diolah ,menajdi Output Switching (VCORE)

    Mengukurnya mudah saja. Ukur ada 4V ya beres berarti sumber nya sdh ada, jika tdk ada ya jumper ke VBAT

    2. ON/OFF
    3. SWITCHING OUTPUT
    4. OSCILLATOR
    5. COIL Inductor L1


    Teg. Input yg masuk akan diolah oleh internal Regulator dalam SMPS, biasanya pada SMPS VCORE, teg. ini akan distep down jadi berkisar 1 V. Sedangkan pada LED Driver akan distep up menjadi diatas VBAT berkisar 14V - 18V

    Dari Internal Regulator didalam SMPS akan dikirim menuju kaki Collector Transistor NPN didalam SMPS. Akan di buang menuju kaki Emitor dan menghasilkan Output Switching. Pada kaki Basis Transistor awalnya tdp teg. Bias Reference 1,23 V dari internal SMPS agar Teg. Dari kaki Collector mulus mengalir menuju Emitor, sehingga menghasilkan Output Switching (VCORE).

    Dibutuhkan juga Coil L1 sbg Inductor nya. Boost Up. Agar teg. output 1 v td menjadi sesuai yaitu 1,4.

    Pada LED Driver, tanpa Coil, maka akan menghasilkan hanya Teg. VBat saja 4 V, namun jika coil sdh terhubung, teg. akan melonjak menjadi VLED 14V-18V.

    Nah Internal Regulator ini akan bekerja jika ada teg. Perintah dari komponen lain yg mengenablekannya. Jika tdk ada teg. ON/OFF Enable ini maka tdk akan ada output dari Regulator tsb.
    Jadi fungsi On Off ini sbg trigger/saklar nya, juga sbg pemutus arus keluaran SMPS guna menghemat daya saat output switching tdk dibutuhkan. Jika tdk ada ON/OFF ini, jelas SMPS akan bekerja terus walaupun HP sdg dlm keadaan mati.

    SMPS ini juga membutuhkan Clock Oscillator sbg syarat kerjanya. Dalam Block diatas Oscillator tdp dlm Internal SMPS itu. Ada pula yg dari External spt Clk600 Khz dari TAHVO tadi.

    6. Feed Back

    Setelah Output Switching keluar, maka informasi mengenai output ini diperlukan kembali oleh SMPS tsb. utk menganalisa apakah output sdh keluar dgn benar, tegangan/arusnya sdh benar.

    Maka akan dikirim FeedBack menuju SMPS kembali. Didalamnya terjadi Proses Amplifier & Koreksi serta perbandingan antara Teg. Bias Reference tadi.

    Selanjutnya teg. Feedback yg masuk dan Teg. Referensi Internal SMPS tadi akan di Reset.
    Selanjutnya ada bagian Thermal Proteksi, sbg sekring apabila komponen SMPS panas akibat short maka akan shutdown sendiri, Juga ada Current Limit sbg Pembatas arus yg keluar.

    Barulah feedback in akan menjadi Teg. Bias Pengontrol utk NPN Transistor tadi dalam hal mengontrol keluaran Output dari SMPS.

    Pada SMPS LED Driver, biasanya jalur FB ini putus, lampu LED tdk menyala. kita jumper FB ke GND, maka LED akan kembali menyala, tanpa kontrol. Jadi tdk ada tahap2 keredupannya. Namun mati/hidupnya LED tetap bekerja karena jalur ENABLE/ON/OFF masih ada & terpisah..

    Jadi intinya Feedback ini sbg laporan hasil output guna mengontrol agar output selalu stabil & dan dapat diatur besar kecilnya output.

    smps
     
  5. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123

    IC smps ( switch mode power supply ) atau di kenal dengan nama DC DC Converter adalah suatu IC Regulator
    yang berfungsi mengubah suatu tegangan input menjadi tegangan output ...yang besarnya sesuai dengan kara
    teristik dari type ic smps tersebut..dan ic tersebut di enable atau di aktifkan selalu oleh ic Power.....yakni.......

    1. LM2608TLX-1,8 v
    adalah ic smps pada nokia 6600 ( WD2 )
    bertugas mengubah Vbat = 3,6 v menjadi VcoreA =1,8 v untuk bagian DSP UPP
    dengan enable dari ic power UEM ( uem reset )

    2. LM2708HTLX-1,57
    adalah ic smps pada nokia 9500 DCT-4 dengan Dual Engine
    bertugas mengubah Vbat = 3,6 v menjadi VcoreA = 1,57 v untuk OMAP
    dengan enable dari Vflash1 nya ic power UEM ( Vflash1 )

    3. LM36611TX-1,4 v
    adalah ic smps pada Nokia n73 ( BB5 )
    bertugas mengubag Vbat = 3,6 v menjadi VcoreA = 1,35 v untuk OMAP
    dengan enable dari ic power Avilma ( Avilma reset )
     
    andicellallu, andid82, buzer and 6 others like this.
  6. lukmanyan

    lukmanyan New Member

    Messages:
    47
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    0
    mantaff......bermanfaat bosss...penjelasannya.......:thumb:
     
    andid82 likes this.
  7. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    ZOCUS

    Zocus atau regulator zener atau SMPS ( switch mode power supply ) kurang lebih adalah komponen aktif yang
    mem proses tegangan LDO ( low drop out ) untuk di berikan kepada komponen yang membutuhkan tegangan-
    digital OMAP,Camera modul dan lain lain.....pada omap Zocus memberikan tegangan yaitu VcoreA 1,4 volt.Zo-
    cus membutuhkan tegangan supply biasanya dari Vbat dan juga dari Clock yang berasal/bersumber dari IC po-
    wer (tahvo )Clk600..jadi kalo zocus rusak/tidak bekerja..ponsel atau lcd jadi white scree atau lcd blank putih
    karena omap tidak dapat tegangan VcoreA.

    SMPS untuk Nokia BB5
    ZOCUS untuk Nokia WD2
     
  8. Hafidzi92

    Hafidzi92 Active Member

    Messages:
    119
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    28
    Boss kasih donk gambar letak zocus/smps itu,,,ambil contoh aja msalnya pada hp 7610,,biar kita2 yg newbi ini tahu...
     
  9. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    Nomor seri masing masing smps nokia dct-4/wd2 dan bb5 kan udah jelas bos...??
    buka buku skema diagram....?????
     
  10. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123


    silahkan gan hafidzi .....ic smps N230 ....???
     

    Attached Files:

    zacky f likes this.
  11. Hafidzi92

    Hafidzi92 Active Member

    Messages:
    119
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    28
    Makasih ya gan,, dari forum sini dan dari master2 disini saya banyak mendapat ilmu...
    Mudah2'an bermanfaat bagi semua,,dan yg share ilmu mudah2an rejeki'x lancar aza ych :D amiiin....
     
    andicellallu likes this.
  12. daniel ARTIGO

    daniel ARTIGO New Member

    Messages:
    61
    Likes Received:
    27
    Trophy Points:
    0
    ikut nyimak dulu ..sambil belajar..kamsia gan:thumb:
     
  13. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    SKEMA IC SMPS NOKIA WD2 ( NOKIA 3650-3660-6600-nGAGE,dll

    Sekilas Penjelasan Tentang Kerja IC SMPS WD2 ( Perhatikan gambar di bawah ini ) :dan R263...
    mari teman teman kita pelajari ic smps ini,,ada 10 pin ic smps :

    1. Pin A1 = tegangan yang di hasilkan oleh pin C3 smps dengan induktor ( koil ) dc dc conver-
    ter L294 di umpan balik ke pin A1 smps sebagai referensi tegangan V core A.

    2. Pin B1 = Voltage Selector (VS ) ..adalah pemilih tegangan untuk CPU ..ada 2 tegangan pe
    milih yang dapat di atur dengan merubah R263.
    Jika R263 ,,O K ohm dipasang ,,maka pin B1 smps atau Vsel ini tidak akan men
    dapat tegangan Vbatt sebesar > 3,6 volt ( kondisi high mode ) maka out-put
    Vcore = 1,8 v
    Sedangkan apabila R263 ini di cabut maka pin B1 smps ini tidak mendapat----
    tegangan apapun ( V=0 ) karena putus jalur,,maka out-put VcoreA= 1,5v
    atau pada kondisi high mode 3,6 v dengan catatan R263 di pasang ,,,,maka
    VcoreA = 1,8 v,,vsel kondisi low V=0 R262 di cabut maka VcoreA ,,,menjadi
    1,5 volt
     

    Attached Files:

  14. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    Lanjutannya :

    Pin C1 = Voltage referense ..adalah tegangan reference untuk ic smps dalam mengolah out-put Vcore 1,37 v yang di perlukan
    pula ic RF Mjolner

    Pin D1 = adalah tegangan synchronization Vr3 untuk ic smps untuk power switch synchronization,,Vr3 ini ber fungsi sebagai VXO
    ( voltage xtal oscillator ) untuk 26 mhz crystal yang di atur oleh ic rf Mjolner

    Pin D2 = Enable..adalah tegangan controoling dari uem untuk ic smps melalui R265

    Pin A3 = Voltage Drain Device,,adalah tegangan drain ic smps terhubung ke Vbatt

    Pin B3 = Power Voltage in adalah tegangan input dari Vbatt untuk ic smps > 3,6 v

    Pin C3 = adalah tegangan out-put smpas yang di induksi kan oleh coil L294 rangkaian dc dc converter

    Pin D3 = Power Ground ,,,pertanahan untuk tegangan


    MOHON KOREKSI NYA,,,,,,ATAU DI TAMBAH PARA MASTER...????
     
    budi tanholin likes this.
  15. Putra_Daranante

    Putra_Daranante New Member

    Messages:
    18
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    0


    Zokus adalah zokus.............
    smps adalah smps.............
    zokus bukan smps.......
    smps tidak sama dengan zokus.......

    contoh 7610 =>zokus n130, smps n230.....
     
  16. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    Diagnosa awal kematian pada otak HP (cpu/UPP) bisa dianalisa dari tegangan yang masuk dan dikeluarkan oleh UEM ....antara lain:

    1.VIO
    tengangan ini sebesar 1.8 Volt – 150mA untuk Logic I/Os
    (Input/Output Logic: MMC Level Shifter, IR, IC Flash & SDRAM, Bluetooth, LCD, ) dan UEM Logic.

    2.VANA,
    tegangan ini sebesar 2.8 Volt – 80mA untuk fungsi sistem analog (Btemp, VCXO Temp)

    3.VCORE,
    Tegangan untuk pemrograman yang membutuhkan tegangan sekitar 1.0 – 1.8 Volt - 200mA ke UPP (VCORE DSP & VCORE MCU)

    4. PURX Tegangan 1,8 volt ( berupa denyut pulsa untuk getaran tidak constan yang masuk ke UPP --berfungsi mereset cpu menjadi nol agar sistem logic cpu bekerja dari awal, tanpa ini cpu ga nyala)

    5. sleepCLK
    Signal hasil perkalian harus pada freq. 32,768 kHz dan constan kalo dimanusia spt denyut
     
  17. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    jantung dan dapat diukur pada tegangan 1,8 volt.----(kdang 0 volt trus ada lagi 1,8 volt)

    6. VR3 ( yg ini sempat tanya mas ichal_spy....)
    VR3, memberikan tegangan sebesar 2.78 Volt – 20 mA kepada: VDIG, Out Clock VCTXO (Osc 26MHz) ini adalah tegangan pembangkit nya jantung.....( tanpa ini jantung berhenti)

    7. RFCLOCK ----- harus di cek dengan freq counter sebesar 26 mhz....wajib ada( klo ga hp ga mau hidup)

    Untuk Vr2, Vr4, Vr5 dan Vr6 tidak di perlukan untuk proses hidupnya ponsel....


    yang di butuhkan hnya Vr3 untuk suply tegangan ker Rf Clock....

    kira2 begini ya bos:

    VR2: untuk mengaktifkan modul TX 85mA(transmit)penyetabil dan mengatifkan Mjolner(TX dan RX ic)
    VR3: untuk mengaktifkan osilator(pembangkit gelombang)
    VR4: untuk mengaktifkan RX LNA dan RX Mjolner B
    VR5: untuk mengaktifkan PLL(Phase Look Loop,komponen penghasil output gelombang)pada blok radio frekuensi
    VR6: ???????

    Di beberapa ponsel tertentu Vr6 digunakan Untuk Base Band Buffer (Vdig)
    adalagi Vr7 untuk Tegangan kerja VCO

    bahwa utuk proses first boot ok nya suatu ponsel maka pada bagian RF yang di butuhkan hanyalah VR3 yang di gunakan untuk si RF Clock (26 Mhz)... karna si Oscilator 26Mhz merupakan komponen aktif yang membutuhkan tegangan kerja....

    intinya adalah agar si clock dapat keluar melalui ic RF lalu masuk ke CPU sebagai syarat kerja 1st bot ok nya si CPU

    3100 VR1A 4.75 v toleransi 3.2% Charge pump utk rangkaian PLL MJoelner...

    koreksi...
    untuk 1st boot mungkia ya...
    tapi untuk hidup normal semuanya diperlukan....
    contoh VIO, kalo ini ngga ada pasti mati lah.....
    karena tidak ada suply tegangan untuk flash, ram,dll

    vio pasti masuk ke syarat kerja cpu bos rudi...

    tanpa vio pasti gak booting dan matot
     
  18. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    yang di maksud diatas adalah tegangan kerja pada bagian RF hanya di butuhkan Vr3 saja...


    lebih lengkapnya mungkin gini

    syarat kerja cpu (Contoh pada WD2):

    Tegangan KErja :

    Vio 1.8v
    Vcorea 1.5v / 1.8v (tergantung versi CPU)
    Vana 2.8v
    Vr3 2.8v

    Clock :

    Sleep Clock 32.768 Khz
    Rf Clock 26Mhz


    Purx (Reset) 1.8v

    Sleepx 1.8v

    tambahan VXO (Voltage Xtal Oscillator) Supply tegangan untuk IC Crystal pd bagian RF:

    Pada UEM(E,K) namanya VR3
    Pada UEMCLite namanya VR2
    Pada RETU namanya VR1

    PURX=(Power Up Reset) 2,8V DCT3, 1,8V DCT4/BB5
    Adalah berupa suatu Signal yang dikeluarkan oleh IC Power untuk Mereset & Menstartup CPU, sehingga system rangkaian processor bekerja, dan kemudian baru dilanjutkan dengan tegangan2 lainnya dari IC Power, berlanjut dengan system clock utk CPU.

    Pada Pengukuran Nokia DCT-4 kali ini, kita coba melakukan pengukuran pada Nokia 9500 (RA-2).

    9500 Communicator adalah ponsel DCT-4 Dual Engine yg kompleks memiliki Block CMT & Block APE.


    Dimana dalam hal ini CMT (Cellular Mobile Telephone) adalah Block yg mengatur segala fungsi utama dari suatu ponsel, misalnya system kerja Signal, Audio,SIM Card, dsb..

    Sedangkan APE (Application Processor Engine) adalah Block yg mengatur Aplikasi & Multimedia (LCD, Kamera, MMC, dsb) yg merupakan fungsi tambahan dari suatu Ponsel.. Dalam hal ini Bagian dalam dari 9500 adalah termasuk dalam APE Block.
     
  19. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    CMT Block terdiri dari UPP sbg Processornya & NOR Flash disebelahnya sbg memorynya.

    Sedangkan APE Block terdiri dari OMAP sbg Processornya & NAND Flash (MDOC) sbg Memorynya, Serta SDRAM sebagai Memory Akses guna mempercepat akses data dari OMAP ke MDOC.
    SDRAM sbg Memory Penampung (Buffer), yaitu menampung Aplikasi yg sedang dijalankan.
    Misalnya dari Ratusan Aplikasi yg terinstall baik di Internal Memory (MDOC) maupun di External Memory (MMC), maka aplikasi yg sedang berjalan di taruh di SDRAM. Saat HP dimatikan maka data di SDRAM akan ikut hilang, sedangkan pd MDOC tdk akan hilang, kecuali terhapus oleh S/w Flasher, maupun karena kecelakaan (benturan, kena air, atau short).

    Kerusakan Matot, No Signal, umum disebabkan oleh bagian CMT. (UPP & Rangkaiannya)

    Sedangkan kerusakan Kamera, LCD Blank Putih, Hank, MMC, dll, umum disebabkan oleh bagian APE. (OMAP & Rangkaiannya)


    Yg akan kita bahas disini adalah pengukuran yg dibutuhkan oleh komponen 2 tsb. Belum tentu komponen tsb rusak, barangkali saja tegangan yg terputus sehingga komponen jd tdk bekerja..
    Sumber Utama tegangan adalah dari UEM dibantu dgn Regulator2 lain yg terpisah yg perlu kita kenal lebih lanjut.

    1. Pengukuran Tegangan utk CMT Block.
    2. Pengukuran Tegangan utk APE Block.

    Pengukuran tegangan Pada CMT Block :

    (1) Konsumsi Tegangan utk UPP (1st boot) :

    Cek VR3=2,8V di L7500 adalah Tegangan VXO utk 26Mhz Crystal. Jika VR3 tdk keluar --> Crystal 26 Mhz jd tdk bekerja --> UPP juga jd tdk bekerja karena tdk dpt Clock.

    VANA = 2,8V di C2216 adalah Tegangan utk UEM sendiri yaitu bagian Audionya. Bisa menyebabkan masalah Contact Service, No Signal, No Audio karena bagian Audio pd UEM tdk bekerja.

    VFLASH1 = 2,8V di C2220 , Adalah tegangan utk IC SMPS Regulator 1,57V utk OMAP. Jika tdk Keluar OMAP tdk bekerja, HP Blank Putih. VFLASH1 ini diperlukan utk membuat Rangkaian SMPS N4201 bekerja mengeluarkan VCoreA=1,57V yg dibutuhkan OMAP.

    VCORE = 1,57V di C2880, adalah tegangan inti/Core utk UPP. Jika tdk keluar, sdh jelas UPP tdk berfungsi, HP jd matot. 1st boot error.

    VIO = 1,8V di C2885, adalah tegangan Input/Output utk komponen yg memiliki akses keluar masuk data spt IC Flash, UPP, OMAP, LCD, Regulator2, dsb. Jika VIO tdk keluar, HP akan matot.

    Jika tegangan diatas terpenuhi, pertanda supply tegangan utk UPP sdh cukup. Baru lanjut pengukuran Clock utk UPP dgn Frequency Counter/ Oscilloscope

    26 Mhz di Crystal 26 Mhz G7501, pin3. Jika tdk ada sdgkan VR3 sdh keluar, pertanda G7501 rusak.
    RF Clock 26 Mhz di R2902 menuju CPU. Jika tdk ada 26Mhz dgn Amplitudo 1Volt, maka masalah di IC RF & jalurnya ke UPP.

    Jadi syarat kerja UPP berupa tegangan dan Clock sdh dpt diukur, maka HP seharusnya sdh bisa di flash menggunakan Box Flasher dan kbl FBUS.

    (2) Konsumsi tegangan utk NOR Flash AMD (2nd boot)

    Cek Supply Power utk NOR Flash dari UEM yaitu :

    VIO = 1,8V di C2885
    VPP = 2,8V saat flashing...

    Hal2 lain yg perlu pula dilakukan pengukuran adalah :

    32 Khz di J2802. Bila tdk ada signal Sleep Clock ini maka UPP dpt bekerja. HP dpt diflash lancar.Namun tetap matot. Karena saat Startup Ponsel membutuhkan Sleep Clock 32Khz ini.

    Ukur Signal PURX= 2,8V di R4802. Signal PURX(Power Up Reset) adalah signal dari UEM untuk membangunkan/Menstartup UPP. Jika tdk keluar maka perlu dicek UEM, dan UPP jd tdk bekerja karena tdk mendapatkan signal PURX ini.

    Cek pula jalur BSI dari Batt ke UEM. Jika bermasalah rangkaian jalur BSI ini menyebabkan HP tdk akan menyala. BSI (Batt Size Info). Tanpa BSI HP tdk akan mau menyala. resistansi BSI dpt diatur sehingga bisa Normal Mode (menyala Normal), Local Mode. Maupun test Mode.
     
  20. berkat cell

    berkat cell Moderator Moderator

    Messages:
    3,760
    Likes Received:
    17,120
    Trophy Points:
    123
    Pengukuran Tegangan utk APE Block

    (1) Konsumsi tegangan utk OMAP

    OMAP banyak membutuhkan tegangan, selain dari UEM juga dari Regulator APE lainnya. Jika ada satu saja teg. yg tdk diterima oleh OMAP, menyebabkan masalah pada Communicator tsb.

    Regulator OMAP:
    UEM (VIO, VFlash1)
    V15=1,57V
    V18=1,8V
    V28=2,8V

    1. Cek 1,57V from SMPS N4201 di C4203. Tegangan inti utk OMAP. Jika tdk keluar cek N4201 tsb. Hal ini dpt menyebabkan OMAP tdk berfungsi, karena No 1,57V Supply . N4201 juga membutuhkan VFLASH1 agar dpt mengeluarkan teg. 1,57V tsb.

    2. Cek 1,8V di C4211 utk OMAP. Jika bermasalah cek IC N4202

    3. Cek 2,8V di C4202 utk OMAP. Jika Bermasalah cek IC N4490

    Apabila ada teg. yg tdk keluar. Maka bisa dilakukan jumper ke teg. yg sama besar.

    Misalnya 1,57V di C4203 utk OMAP tdk keluar, maka jumper C4203 tsb ke VCORE=1,57V di C2880
    1,8V tdk keluar Jumper ke VIO=1,8V
    2,8V tdk keluar Jumper ke VANA atau VFlash1 =2,8V

    Jadi intinya agar OMAP dapat tegangan2 yg dimaksud tsb, entah berasal darimana. Yg penting dapet & sama besar

    (2) Konsumsi tegangan utk SDRAM

    Cek Tegangan V18=1,8V di C5083 dari N4202 tadi. SDRAM membutuhkan tegangan 1,8V dari N4202. Jika tdk keluar, maka SDRAM tdk bekerja, HP Blank. Solusi jumper C5083 ke teg. 1,8V lainnya.

    Cek dgn Selftest JAF/UFS/MTBOX, ST_APE_RAM_TEST. Jika Failed pertanda SDRAM bermasalah, atau tdk dpt tegangan.

    (3) Konsumsi tegangan utk MDOC

    Cek tegangan V18=1,8V di C5000 dari N4202 tadi. Jika tdk maka MDOC tdk akan bekerja karena tdk mendapatkan teg. inti 1,8V . Solusinya jumper C5000 ke teg. lain yg besarnya 2,8V(VFlash1/VANA)
    Cek tegangan V28=2,8V di C5001 dari N4490 tadi. Jika tdk maka MDOC tdk akan bekerja karena tdk mendapatkan teg. I/O 2,8V. Solusinya jumper C5000 ke teg. lain yg besarnya 2,8V(VFlash1/VANA)

    Periksa juga R5000 & R5001 yg besarnya masing2 10 K Ohm... Bad Solder/tdk?

    Bilamana tegangan2 yg dibutuhkan ada, maka seharusnya HP bisa diflashing ADSP, APE Variant&User Disknya dgn Media USB Flashing, apabila tdk ada kerusakan komponen APE tsb.

    karna judulnya adalah syarat 1st boot... atau konsumsi tegangan saat 1st boot... saya kadang mengabaikan atau tidak mengukur Vflash1 ini....

    karna menurut saya... saya tidak melihat adanya syarat kerja cpu yang memerlukan tegangan ini...

    mohon saya di koreksi guru.. karna saya lihat tidak ada konsumsi Vflash1 pada SMPS....

    mungkin saya yang kurang jeli melihatnya makanya selama ini saya tidak melihat adanya Flash1 tersebut sebagai syarat 1st boot ok...

    SMPS N6600
     
    andicellallu, zacky f, lankom and 4 others like this.

Share This Page