Siapa calon Presiden 2014 ? Siapa pula Satrio Piningit - Joko Lelono - Al Mahdi ?

Discussion in 'Out of Topic' started by wi3wi3n, Mar 5, 2014.

  1. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Inilah calon Presiden 2014
    Dari hasil olala (olah lan olak alik) bln lan tahun serta aksara jawa kuno, calon presiden 2014 mengandung huruf pa(po) dan ta(to) bs juga pu/pi/p dan tu/ti/t.

    1. 8-1945 hasil no dan ro = suka(r)(no)

    2. 2-1967 hasil hanya tunggal ta/to/ti/t = suhar(to)

    3. 5-1998 hasil ba/bo/bi/b = (b)j.ha(bi)(bi)e

    4. 10-1999 hasil ca dan ra /c dan s =abdul(ra)(c)hman wa(c)hid

    5. 7-2001 hasil ka dan na / ko dan no = megawati su(ka)r(no) putri

    6. 10-2004 hasil la dan da / lo dan do = susi(lo) bambang yu(do)yono

    Dan tahun 2014 ini hasil pa dan ta bs po/pi/pu/p dan to/ti/tu/t

    Silahkan cari nama yg mengandung dua huruf tsb, jgn lupa ini hy ramalan dan jgn terlalu di percayai, keputusan mutlak ada di tangan Allah.
    Trm ksh.

    By Gores
     
  2. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Leluhur kita berpesan,
    hanya 7 (tujuh) orang raja
    yang akan memerintah
    Indonesia. Jumlah ini sama
    dengan jumlah yang
    diramalkan oleh Bagus
    Burham (Ronggowarsito)
    dengan sebutan 7 (tujuh)
    orang Satrio. Kenapa
    harus tujuh, bukan
    delapan, sembilan, atau
    sepuluh dan seterusnya.

    Jika BENAR memang
    hanya 7 (tujuh) orang raja
    atau Satrio, berarti saat ini
    kita sudah berada di
    dalam era menjelang ahir
    zaman.
    Kemunculan Raja
    atau Satrio ketujuh nanti,
    berarti sekaligus
    menandakan masa Ahir
    zaman.

    Jika BENAR saat-saat
    sekarang sudah masuk
    masa menjelang ahir
    zaman, lantas kapan
    waktu kemunculan tokoh
    yang dinanti oleh seluruh agama? Masing-masing
    agama sudah memiliki
    pakem tersendiri terhadap
    kemunculan tokoh pujaan
    mereka yang selama ini
    mereka nanti-nantikan.
    Ummat islam menanti
    kemunculan IMAM
    MAHDI, ummat Kristiani
    menanti turunnya YESUS
    KRISTUS (Isa Al-masih),
    ummat Hindu menunggu
    DEWA KALKI dan ummat
    Buddha menanti
    kehadiran BUDDHA
    METTEYYA.
     
  3. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Ronggowarsito
    meramalkan ada 7 Satrio yang
    dikemudian hari memimpin
    wilayah seluas wilayah bekas
    kerajaan Majapahit yaitu:

    1. SATRIO KINUNJURO
    MURWO KUNCORO.
    Ditafsirkan sebagai
    Soekarno

    2. SATRIO MUKTI WIBOWO
    KESANDUNG KESAMPAR.
    Ditafsirkan sebagi
    Soeharto

    3. SATRIO JINUMPUT
    SUMELAATUR. Ditafsirkan
    sebagai B.J Habibie

    4. SATRIO LELONO TAPA
    NGRAME. Ditafsirkan
    sebagai Abdul Rahman
    Wahid

    5. SATRIO PININGIT
    HAMONG TUWUH.
    Ditafsirkan sebagai
    Megawati

    6. SATRIO BOYONG
    PAMBUKANING GAPURO.
    Ditafsirkan sebagai Susilo
    Bambang Yudhoyono.

    7. SATRIO PINANDITO
    SINISIHAN WAHYU
    Pinandito diartikan sebagai
    seorang yang sangat alim
    seperti begawan namun bukan
    begawan, seperti ulama namun
    bukan ulama, seperti pendeta
    namun bukan pendeta, seperti
    pastor namun bukan pastor,
    seperti bikku namun bukan
    bikku, tegasnya seseorang yang
    sangat dekat kepada Tuhan
    Yang Maha Esa, mewakili Tuhan
    (khalifatullah) didampingi
    (sinisihan) wahyu.
     
  4. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Ronggowarsito
    meramalkan ada 7 Satrio yang
    dikemudian hari memimpin
    wilayah seluas wilayah bekas
    kerajaan MajapahitÍ yaitu:

    1. SATRIO KINUNJURO
    MURWO KUNCORO.
    Ditafsirkan sebagai
    Soekarno

    2. SATRIO MUKTI WIBOWO
    KESANDUNG KESAMPAR.
    Ditafsirkan sebagi
    Soeharto

    3. SATRIO JINUMPUT
    SUMELAATUR. Ditafsirkan
    sebagai B.J Habibie

    4. SATRIO LELONO TAPA
    NGRAME. Ditafsirkan
    sebagai Abdul Rahman
    Wahid

    5. SATRIO PININGIT
    HAMONG TUWUH.
    Ditafsirkan sebagai
    Megawati

    6. SATRIO BOYONG
    PAMBUKANING GAPURO.
    Ditafsirkan sebagai Susilo
    Bambang Yudhoyono.

    7. SATRIO PINANDITO
    SINISIHAN WAHYU
    Pinandito diartikan sebagai
    seorang yang sangat alim
    seperti begawan namun bukan
    begawan, seperti ulama namun
    bukan ulama, seperti pendeta
    namun bukan pendeta, seperti
    pastor namun bukan pastor,
    seperti bikku namun bukan
    bikku, tegasnya seseorang yang
    sangat dekat kepada Tuhan
    Yang Maha Esa, mewakili Tuhan
    (khalifatullah) didampingi
    (sinisihan) wahyu.
     
  5. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Ramalan Presiden 2014, Peramal Tarot

    PRABOWO SUBIANTO DJOJOHADIKUSUMO
    Masa sulit 2014 : Maret, April, Agustus
    Zodiak : LIBRA
    Shio : KELINCI
    Cocok dengan Shio : ****
    Ramalan Siklus Hidup
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan apabila Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia maka akan terjadi siklus kepemimpinan sebagai berikut:
    Di usia 63 akan fokus pada koalisi dan kerja sama internal (tahun pertama)
    Di usia 64 baru akan bisa merapikan management (tahun kedua)
    Di usia 65 dan 66 akan kembali fokus pada kerja sama internal dan koalisi (tahun ke tiga dan ke empat)
    Di usia 67 baru akan menghasilkan
    Apabila Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden RI 2014 maka beliau bisa kembali terpilih di usia 68 tanpa harus berkoalisi.
    Ramalan Sifat:
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan beberapa sifat dan potensi yang dimiliki oleh Prabowo Subianto diantaranya beliau memiliki sifat dan sikap serta potensi seperti : Sistematis dalam bertindak dan bekerja penuh perhitungan, target oriented atau fokus pada target, ahli dalam strategi dan perhitungan, spesialis, detail, mandiri namun dalam kondisi tertentu bisa menjadi tim player yg handal, kaku dalam menentukan keputusan, cenderung tidak mudah percaya dan penuh waspada, naluri tajam, cenderung slalu mengulang kesalahan yang sama, ada bakat pendendam, agak rewel dan penuntut. Cocok menjadi pemimpin dalam kondisi perang sipil atau negara dalam kondisi krisis multi dimensi. Jago dalam membuat perencanaan dan strategi namun terkesan lambat dalam mewujudkannya.
    Pertahanan diri dari serangan dari luar sangat kuat namun sayangnya justru lebih mudah dikhianati dari kalangan dalam sendiri. Beliau juga termasuk pria yang memiliki keahlian spesialis namun kurang bisa bekerja multi tasking atau tidak bisa bekerja lebih dari satu hal dalam waktu bersamaan.
    Saran:
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra menyarankan agar Prabowo Subianto hendaknya mencari partner yang ahli dalam mewujudkan konsep dan perencanaan strategi di lapangan. Dimana dalam hal ini karakteristik yang paling tepat salah satu diantaranya adalah Ahok atau Basuki Purnama yang saat ini menjabat sebagai wakil Gubernur DKI. Dimana Ahok memiliki kemampuan untuk mewujudkan konsep di lapangan dan bisa berpikir cepat dimana hal tersebut merupakan salah satu kelemahan yang dimiliki oleh Prabowo Subianto.
    Ramalan Peramal Priyashiva Akasa terkait Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI 2014:
    Secara umum keberuntungan tinggi namun menjelang pertengahan tahun banyak hal-hal tidak terduga muncul. Diperlukan kerja sama dengan pihak-pihak yang telah memiliki pengalaman di bidangnya untuk mendukung pencapaian target.
    Meskipun nampaknya sulit namun Prabowo masih berpeluang menjadi Presiden. Meskipun di ujungnya nanti perbedaan keputusan bisa dibilang beda cukup tipis. Koalisi dengan partai lain bisa dilakukan namun kepercayaan dari pihak rakyat masih dibilang kurang solid dan berubah-ubah. Kepercayaan dari rakyat jika ditingkatkan bisa memutarbalikan keberuntungan Prabowo menjadi lebih baik. Akan ada beberapa koalisi yang pertamanya setuju namun di ujungnya akan berbalik arah. Hambatan dan masalah akan bermunculan di ujung penentuan keputusan. Intinya: ada masalah dalam hal bekerja sama.


    JOKOWI/JOKO WIDODO
    Masa sulit 2014 : Maret, April, Agustus
    Zodiak : CANCER
    Shio : KERBAU
    Cocok dengan Shio : Tikus
    Ramalan Siklus Hidup :Di usia 53 dan 54 banyak pencapaian dan membereskan management (tahun pertama dan kedua)
    Di usia 55 hingga 57 banyak kerja sama dengan dunia luar, perbaikan sistem mulai bisa diterapkan, banyak pengembangan dan kerja sama. (tahun ketiga hingga ke lima).
    Apabila Jokowi berhasil terpilih menjadi Presiden Ri di tahun 2014 ini maka beliau bisa terpilih kembali dan terjadi reformasi besar-besaran namun biaya hidup, pajak dan standar hidup akan naik berlipat-lipat.
    Ramalan Sifat :
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan beberapa sifat dan potensi yang dimiliki oleh Jokowi/Joko Widodo seperti : Jokowi adalah seorang ahli dalam management, bisa melihat masalah secara garis besar, sangat logis dan simple, ambisius, jago membuat konsep, target oriented, banyak akal, tipe pekerja lapangan, namun lemah dalam tim player, lemah dalam detail, cenderung terlalu cepat dalam mengambil kesimpulan, ada kecenderungan suka meremehkan keadaan, terlalu mandiri, lemah dalam strategi dan perhitungan.
    Jokowi memiliki kemampuan bekerja secara multi tasking namun terkadang beliau terlalu cepat mengambil keputusan dikarenakan kurang detail dan terburu-buru dalam menentukan langkah.
    Saran :
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra menyarankan agar Jokowi/Joko Widodo hendaknya membuat tim sukses yang kuat dan jago dalam membuat perencanaan dan strategi serta diplomasi. Ada baiknya wakil presiden yang beliau pilih juga memiliki kelebihan-kelebihan sifat serta keahlian yang Jokowi tidak miliki agar bisa bersinergi dalam memperbaiki semua aspek yang ada di Indonesia.
    Ramalan Peramal Priyashiva Akasa terkait Jokowi/Joko Widodo sebagai Calon Presiden RI 2014:
    Keberuntungan tinggi dan akan mendapatkan banyak bantuan dari arah yang tidak terduga ketika mendapatkan kesulitan.
    Figur yang berada di balik Jokowi akan menjadi penentu terpilihnya dia menjadi Presiden namun demikian saat ini masih belum aman karena masih bisa dijegal di ujung proses penentuan dari arah yang tidak terduga. Akan ada deal-deal politik dari lingkaran dalam dan koalisi yang sangat dilematis dimana nantinya di tahun ke 3 jika dia menjadi presiden bisa menjadi batu sandungan.
    Apabila Jokowi terpilih menjadi Presiden maka sangat disarankan agar beliau memilih wakil dari orang-orang terdekat yang benar-benar dia kenal luar dalam karena wakilnya nanti akan menjadi penyelamat pada saat dia terkena fitnah dan batu sandungan. Bisa dikatakan Jokowi bisa jadi presiden 85 persen dan 15 persen tergantung dari manuver politik dan bantuan koalisi. Akan ada koalisi 2 partai besar sebagai pendukung.

    Berdasarkan pandangan dan ramalan Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra, siklus keberuntungan nasib Prabowo dan Jokowi pada siklus puncak keberuntungan yang sama. Sedangkan Abu Rizal Bakrie dan Wiranto juga memiliki siklus kehidupan yang bersamaan, maka tak mengherankan apabila nantinya Abu Rizal Bakrie dan Wiranto hampir memiliki nasib yang sama pula di ujung pemilu Calon Presiden RI 2014.

    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan bahwa nanti pada proses pemilu calon presiden RI yang akan terjadi pada tanggal 9 Juli 2014 akan terjadi lonjakan suara rakyat lebih dari 20 persen dikarenakan mayoritas masyarakat yang memilih golput/golongan putih pada saat pemilu caleg yang lalu, para golput ini akan turun dan menyumbangkan suaranya disebabkan adanya harapan kepercayaan dan dorongan hati nurani agar Indonesia menjadi lebih baik.
     
  6. jhonmantaw

    jhonmantaw Moderator Moderator

    Messages:
    791
    Likes Received:
    137
    Trophy Points:
    53
    uploadfromtaptalk1400663121913. syg babe H.Muhidin ga ikutan nyalon
     
  7. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    pilpres.

    :welcome: :pray: :welcome:

    Mana Pilihanmu ?

    No 1 atau No 2

    Nomor urut dinilai tidak punya makna apapun terhadap peluang kemenangan pasangan calon presiden/calon wakil presiden pada pemilihan Presiden, 9 Juli mendatang.

    "Tapi mungkin bagi masyarakat yang percaya feng shui, mungkin nomor urut 1 bagi pasangan Prabowo-Hatta dianggap memberi tanda positif dibanding nomor urut 2, yang didapat Jokowi-JK. Karena dalam feng shui angka 1 disebut bintang uang yang selalu menguntungkan. Sementara angka 2 bintang penyakit yang membawa pada penyakit dan bencana yang sangat serius".

    Selain masyarakat yang percaya fengshui dan primbon, angka 1 juga ditafsirkan pertanda kelahiran pemimpin yang memberi harapan baik untuk mencapai kesuksesan.

    Angka 1 juga dimaknai sebagai pemberi cahaya, pemberi ide, dan bijaksana. Namun bisa juga bersifat egois. Sedangkan angka 2 dimaknai tidak serius melaksanakan rencana yang dibuat, sering berubah-ubah, kurang percaya diri, namun punya sisi lembut dan memiliki kekuatan intuisi.

    "Sementara bagi umat Islam, angka 1 maupun angka 2 punya keistimewaan masing-masing, dan sama baiknya. Jadi semua kembali kepada penilaian masyarakat yang akan menjadi pemilih dari kedua pasangan itu. Mau percaya pada fengshui, silahkan. Mau percaya pada primbon, ya monggo”.
     
  8. Tanahh

    Tanahh Active Member

    Messages:
    64
    Likes Received:
    40
    Trophy Points:
    28
    Siapapun presidennya,apa cluster akan d hapus ?
     
  9. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Mudah2an klu Prabowo jadi dan nanti Operator yg ad Cluster spt Telsel dan Isat milik Mlysia di beli oleh Prabowo.
    Hehehehehe.......................
    :cell: :typing: :thumb:
     
  10. Dian89

    Dian89 Active Member

    Messages:
    670
    Likes Received:
    30
    Trophy Points:
    38
    Siapapun presidenya semoga bisa amanah dan membarantas korupsi
     
  11. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Berikut ini ramalan dan analisa Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra perihal 2 Calon Presiden RI 2014 yakni Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Joko Widodo (Jokowi) dimana hasil analisa dan ramalan Calon Presiden yang ditulis di sini lebih lengkap tanpa mengalami editan dan sensor sebagaimana yang terjadi di program acara TV Gosip Politik di Trans7 pekan lalu :

    prabowo-subianto. PRABOWO SUBIANTO DJOJOHADIKUSUMO
    Masa sulit 2014 : Maret, April, Agustus
    Zodiak : LIBRA
    Shio : KELINCI
    Cocok dengan Shio : ****
    Ramalan Siklus Hidup
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan apabila Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia maka akan terjadi siklus kepemimpinan sebagai berikut:
    Di usia 63 akan fokus pada koalisi dan kerja sama internal (tahun pertama)
    Di usia 64 baru akan bisa merapikan management (tahun kedua)
    Di usia 65 dan 66 akan kembali fokus pada kerja sama internal dan koalisi (tahun ke tiga dan ke empat)
    Di usia 67 baru akan menghasilkan
    Apabila Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden RI 2014 maka beliau bisa kembali terpilih di usia 68 tanpa harus berkoalisi.
    Ramalan Sifat:
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan beberapa sifat dan potensi yang dimiliki oleh Prabowo Subianto diantaranya beliau memiliki sifat dan sikap serta potensi seperti : Sistematis dalam bertindak dan bekerja penuh perhitungan, target oriented atau fokus pada target, ahli dalam strategi dan perhitungan, spesialis, detail, mandiri namun dalam kondisi tertentu bisa menjadi tim player yg handal, kaku dalam menentukan keputusan, cenderung tidak mudah percaya dan penuh waspada, naluri tajam, cenderung slalu mengulang kesalahan yang sama, ada bakat pendendam, agak rewel dan penuntut. Cocok menjadi pemimpin dalam kondisi perang sipil atau negara dalam kondisi krisis multi dimensi. Jago dalam membuat perencanaan dan strategi namun terkesan lambat dalam mewujudkannya.
    Pertahanan diri dari serangan dari luar sangat kuat namun sayangnya justru lebih mudah dikhianati dari kalangan dalam sendiri. Beliau juga termasuk pria yang memiliki keahlian spesialis namun kurang bisa bekerja multi tasking atau tidak bisa bekerja lebih dari satu hal dalam waktu bersamaan.
    Saran:
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra menyarankan agar Prabowo Subianto hendaknya mencari partner yang ahli dalam mewujudkan konsep dan perencanaan strategi di lapangan. Dimana dalam hal ini karakteristik yang paling tepat salah satu diantaranya adalah Ahok atau Basuki Purnama yang saat ini menjabat sebagai wakil Gubernur DKI. Dimana Ahok memiliki kemampuan untuk mewujudkan konsep di lapangan dan bisa berpikir cepat dimana hal tersebut merupakan salah satu kelemahan yang dimiliki oleh Prabowo Subianto.
    Ramalan Peramal Priyashiva Akasa terkait Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden RI 2014:
    Secara umum keberuntungan tinggi namun menjelang pertengahan tahun banyak hal-hal tidak terduga muncul. Diperlukan kerja sama dengan pihak-pihak yang telah memiliki pengalaman di bidangnya untuk mendukung pencapaian target.
    Meskipun nampaknya sulit namun Prabowo masih berpeluang menjadi Presiden. Meskipun di ujungnya nanti perbedaan keputusan bisa dibilang beda cukup tipis. Koalisi dengan partai lain bisa dilakukan namun kepercayaan dari pihak rakyat masih dibilang kurang solid dan berubah-ubah. Kepercayaan dari rakyat jika ditingkatkan bisa memutarbalikan keberuntungan Prabowo menjadi lebih baik. Akan ada beberapa koalisi yang pertamanya setuju namun di ujungnya akan berbalik arah. Hambatan dan masalah akan bermunculan di ujung penentuan keputusan. Intinya: ada masalah dalam hal bekerja sama.


    jokowi. OKOWI/JOKO WIDODO
    Masa sulit 2014 : Maret, April, Agustus
    Zodiak : CANCER
    Shio : KERBAU
    Cocok dengan Shio : Tikus
    Ramalan Siklus Hidup :Di usia 53 dan 54 banyak pencapaian dan membereskan management (tahun pertama dan kedua)
    Di usia 55 hingga 57 banyak kerja sama dengan dunia luar, perbaikan sistem mulai bisa diterapkan, banyak pengembangan dan kerja sama. (tahun ketiga hingga ke lima).
    Apabila Jokowi berhasil terpilih menjadi Presiden Ri di tahun 2014 ini maka beliau bisa terpilih kembali dan terjadi reformasi besar-besaran namun biaya hidup, pajak dan standar hidup akan naik berlipat-lipat.
    Ramalan Sifat :
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan beberapa sifat dan potensi yang dimiliki oleh Jokowi/Joko Widodo seperti : Jokowi adalah seorang ahli dalam management, bisa melihat masalah secara garis besar, sangat logis dan simple, ambisius, jago membuat konsep, target oriented, banyak akal, tipe pekerja lapangan, namun lemah dalam tim player, lemah dalam detail, cenderung terlalu cepat dalam mengambil kesimpulan, ada kecenderungan suka meremehkan keadaan, terlalu mandiri, lemah dalam strategi dan perhitungan.
    Jokowi memiliki kemampuan bekerja secara multi tasking namun terkadang beliau terlalu cepat mengambil keputusan dikarenakan kurang detail dan terburu-buru dalam menentukan langkah.
    Saran :
    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra menyarankan agar Jokowi/Joko Widodo hendaknya membuat tim sukses yang kuat dan jago dalam membuat perencanaan dan strategi serta diplomasi. Ada baiknya wakil presiden yang beliau pilih juga memiliki kelebihan-kelebihan sifat serta keahlian yang Jokowi tidak miliki agar bisa bersinergi dalam memperbaiki semua aspek yang ada di Indonesia.
    Ramalan Peramal Priyashiva Akasa terkait Jokowi/Joko Widodo sebagai Calon Presiden RI 2014:
    Keberuntungan tinggi dan akan mendapatkan banyak bantuan dari arah yang tidak terduga ketika mendapatkan kesulitan.
    Figur yang berada di balik Jokowi akan menjadi penentu terpilihnya dia menjadi Presiden namun demikian saat ini masih belum aman karena masih bisa dijegal di ujung proses penentuan dari arah yang tidak terduga. Akan ada deal-deal politik dari lingkaran dalam dan koalisi yang sangat dilematis dimana nantinya di tahun ke 3 jika dia menjadi presiden bisa menjadi batu sandungan.
    Apabila Jokowi terpilih menjadi Presiden maka sangat disarankan agar beliau memilih wakil dari orang-orang terdekat yang benar-benar dia kenal luar dalam karena wakilnya nanti akan menjadi penyelamat pada saat dia terkena fitnah dan batu sandungan. Bisa dikatakan Jokowi bisa jadi presiden 85 persen dan 15 persen tergantung dari manuver politik dan bantuan koalisi. Akan ada koalisi 2 partai besar sebagai pendukung.

    Berdasarkan pandangan dan ramalan Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra, siklus keberuntungan nasib Prabowo dan Jokowi pada siklus puncak keberuntungan yang sama. Sedangkan Abu Rizal Bakrie dan Wiranto juga memiliki siklus kehidupan yang bersamaan, maka tak mengherankan apabila nantinya Abu Rizal Bakrie dan Wiranto hampir memiliki nasib yang sama pula di ujung pemilu Calon Presiden RI 2014.

    Peramal Priyashiva Akasa Dwijendra meramalkan bahwa nanti pada proses pemilu calon presiden RI yang akan terjadi pada tanggal 9 Juli 2014 akan terjadi lonjakan suara rakyat lebih dari 20 persen dikarenakan mayoritas masyarakat yang memilih golput/golongan putih pada saat pemilu caleg yang lalu, para golput ini akan turun dan menyumbangkan suaranya disebabkan adanya harapan kepercayaan dan dorongan hati nurani agar Indonesia menjadi lebih baik.
     
  12. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    Pesan Kyai Besar Abdul Rachman Wachid (Gus Dur)mengenai Pemimpin Indonesia

    [video=youtube;cn0Is342Otg]http://www.youtube.com/watch?v=cn0Is342Otg[/video]
     
  13. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    pilpres.

    Persaingan antara kubu Prabowo – Hatta dan Jokowi – Jk semakin panas, sepadan dengan panasnya musim kemarau yang sudah datang melanda nusantara. Politik saling gitik, saling serang tak terelakan, bahkan kampanye hitam masih berkeliaran. Meski kedua pasang calon sudah mendeklarasikan kampanye berintegritas dan damai. Seakan-akan deklarasi seperti itu hanya berlaku bagi kedua pasangan calon, tidak berlaku bagi pendukungnya, padahal deklarasi seperti itu berlaku untuk semua komponen masyarakat.

    Apa pun yang dilakukan para pendukung, timses, masyarakat, pada akhirnya kehendak Yang Kuasa sebagai penentu terakhir. Yang Kuasa mengetahui segala-galanya, apa yang ada di pikiran kedua calon, apa yang mereka niatkan, Yang Kuasa mengetahuinya, sehingga Yang Kuasa akan menentukan siapa yang berhak menduduki tahta nusantara, RI 1.

    Banyak peramal-peramal yang mencoba menganalisa siapa sebenarnya yang akan menjadi pemenang pilpres 2014. Banyak media yang telah mempublikasikannya, mungkin untuk mempengaruhi pemilih untuk memilih salah satu calon. Dari awal gaung pilpres, banyak peramal yang menyatakan pemenangnya adalah Jokowi, dengan dalih nama kecil Jokowi adalah Mulyono, sehingga masuk ke dalam kata keramat “NO-TO-NO-GO-RO”.

    Terlepas dari berbagai hasil ramalan pendukung Jokowi, hati nurani saya cenderung menolaknya. Bahkan pernah menyaksikan ada seorang astrologi modern yang menyatakan bahwa Megawati akan merayakan kemenangan pada tahun 2014 ini. Pernyataan pakar ilmu perbintangan itu saya saksikan pada salah satu chanel Tv sebelum pileg. Saat itu hati nurani saya bergumam “Anda benar, tetapi itu tidak akan terjadi pada pilpres,hanya terjadi pada pileg ”, dan terbukti perolehan suara PDIP tertinggi nasional.

    Ramalan pemenang pilpres tahun 2014, sudah jauh-jauh hari pernah ada yang meramalkannya. Sekitar tahun 2010, saya pernah membaca buku kecil di toko buku Toga Mas, disana diuraikan bahwa yang akan naik tahta nusantara pada tahun 2014 adalah reinkarnasi Seokarno dan Soeharto. Reinkarnasi yang dimaksud adalah sosok seorang pemimpin yang mirip dengan karakter Soekarno dan Soeharto.

    Waktu itu, yang terlintas di benak saya nama Presiden Indonesia 2014, namanya berawalan Su dan berakhiran To, Sutanto? Sutarto? entahlah, saya tak menemukannya. Seiring perjalanan waktu, mencoba mengupas siapa tokoh yang dimaksud, pada akhirnya saya teringat nama Prabowo Subianto. Pernah mencoba membedah makna nama Prabowo Subianto. Dan saya yakin, tokoh yang dimaksud adalah Prabowo Subianto. Prabawa/Prabowo artinya perwujudan/penjelmaan/bayangan. Dengan kata lain, Prabowo Subianto artinya Reinkarnasi dari Su dan To, yaitu perwujudan dari Soekarno dan Soeharto.

    Kenyataanya, tak bisa dipungkiri, Prabowo Subianto memang gerak-geriknya seperti kedua presiden terdahulu. Karakternya seperti Sukarno yang ‘pemarah’ dengan pidatonya yang berapi-api, patriotik. Dan karakternya juga seperti Soeharto yang cenderung diktator, apalagi pak Prabowo pernah menjadi bagian keluarga Soeharto. Karakternya yang dictator, tak perlu dikawatirkan, karena sudah ada undang-undang yang membatasinya.

    Kalau kita mau jalan, pilih jalur kiri lebih aman. Jalur kanan berbahaya, pengemudinya tak sabar ingin sampai tujuan.
     
  14. Jaka_kentir

    Jaka_kentir Moderator Moderator

    Messages:
    375
    Likes Received:
    25
    Trophy Points:
    0
    nyimak dulu
     
  15. drcom™

    drcom™ Moderator Moderator

    Messages:
    699
    Likes Received:
    3,757
    Trophy Points:
    103
    YG SANGAT CUCOK UNTUK MEMIMPIN INDON (RI-1) DAN (RI-2) PERDIODE 2014-2019, ADALAH :

    Persiden :
    [​IMG]

    wakile :
    [​IMG]
     
  16. Ragil Rent

    Ragil Rent New Member

    Messages:
    6
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    0
    semoga wowo memang
     
  17. wi3wi3n

    wi3wi3n Active Member

    Messages:
    162
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    28
    LEOPARD2.
    Jawaban Kritis Atas Pernyataan Ngawur Jokowi Tentang Tank Leopard


    Jokowi: Tank Leopard akan amblas di medan Indonesia dan terlalu berat untuk jalanan dan jembatan disini!

    Kekhawatiran akan amblasnya tank yang berbobot puluhan ton tersebut bukanlah hal yang sepenuhnya bisa dibenarkan. Ini karena yang kita bicarakan adalah kendaraan tempur dengan roda rantai (tapak jejak/track) yang justru didesain dari awal untuk menghindari hal ini agar mampu menyokong bobot yang berat diatas segala kondisi tanah, mulai itu dari lahan keras batu cadas hingga lahan gembur persawahan dan pertanian. Dalam bidang-bidang non-militer pun kendaraan dengan metode penggerak seperti ini banyak digunakan baik itu traktor pertanian, kendaraan-kendaraan konstruksi seperti bulldozer hingga kendaraan pertambangan.

    Alasannya sederhana: Fisika. Dengan membagi berat diatas penampang yang lebih luas, maka akan didapatkan tekanan rata-rata yang lebih rendah. Tak perlu jauh-jauh membahas tank, bayangkanlah diri anda sendiri yang bertelanjang kaki lalu turun ke sawah yang berlumpur dimana hanya dalam sekejap kaki anda akan tenggelam hingga ke betis. Tapi bila anda melemparkan sepotong papan triplek dengan ukuran yang cukup besar keatas permukaan sawah tersebut agar anda bisa berdiri diatasnya, maka anda tidak akan terbenam. Ini karena berat anda disebarkan oleh permukaan papan triplek yang menyentuh permukaan sawah dan tidak langsung bertumpu pada kedua kaki sebagaimana yang akan terjadi pada contoh sebelumnya.

    Hal yang sama berlaku untuk kendaraan-kendaraan berat yang menggunakan roda rantai. Luas permukaan tapak jejak yang menyentuh tanah dari sebuah kendaraan beroda rantai lebih luas dibanding bila kendaraan tersebut menggunakan roda ban biasa. Dengan kata lain, penggunaan roda rantai akan membuat kendaraan tersebut mampu bergerak bebas diatas kondisi lahan yang tidak akan mampu dilalui oleh kendaraan beroda ban.

    Inilah yang dikenal dengan sebutan "Ground Pressure" atau tekanan permukaan dimana benda yang memiliki tekanan permukaan yang lebih kecil tidak akan amblas diatas permukaan tanah yang sama dibanding benda yang memiliki tekanan permukaan yang lebih besar.

    Perhitungan yang disederhanakan berikut ini bisa memberikan ilustrasi yang lebih jelas, dengan membandingkan MBT Leopard 2A6 yang berbobot 62.300 kg dengan salah satu mobil keluarga yang populer di Indonesia (Toyota Kijang) yang berbobot 1.650 kg. Spesifikasi keduanya adalah sebagai berikut:

    Leopard 2A6
    Berat total: 62,3 ton/62.300 kg
    Lebar tapak jejak: 63,5 cm.
    Panjang tapak jejak menyentuh tanah: 494,5 cm.
    Jumlah tapak jejak: 2
    (Spesifikasi Leopard 2 dari http://www.army-guide.com/eng/product149.html, dimana disitu disebutkan bobot 55.150 kg sebagai bobotnya (versi Leopard 2 awal) sementara bobot versi 2A6 disebutkan sekitar 62,3 ton di artikel mengenai Leopard 2 di Wikipedia)

    Toyota Kijang
    Berat total: 1.650 kg
    Lebar permukaan ban: 13,3 cm.
    Panjang permukaan ban menyentuh tanah: 13.3 cm.
    Jumlah ban: 4
    (Untuk spesifikasi lebar ban Toyota Kijang, diambil dari spesifikasi ban standar 205/65 R15 yang kemudian dikonversi menggunakan online converter di: http://www.miata.net/garage/tirecalc.html, sedangkan panjang permukaan menyentuh tanah dari satu ban Toyota Kijang adalah asumsi rata-rata untuk menyederhanakan perhitungan yang ditujukan sebagai ilustrasi semata)

    Rumus yang digunakan adalah berat total dibagi luas permukaan menyentuh tanah, dan hasilnya dalam satuan kg/cm² dan pound per square inch (psi) adalah sebagai berikut:

    Leopard 2A6 : 62.300 kg / (494,5 x 63,5) x 2 = 0.992014522 kg/cm² (14,1 psi)

    Toyota Kijang : 1.650 kg / (13,3 x 13,3) x 4 = 2.331957714 kg/cm² (33,2 psi)

    Kesimpulannya: Diatas lahan yang sama Toyota Kijang beresiko "amblas" jauh lebih besar bila dibandingkan dengan MBT Leopard 2A6.

    Selanjutnya, dalam ilmu-ilmu yang terkait dengan kekuatan tanah untuk menyokong beban, dikenal beberapa pembagian jenis-jenis tanah dan
    kekuatannya yang diukur dalam satuan psf (pound per square foot). Jenis-jenis tanah tersebut dibagi-bagi mulai tanah liat lembut dengan kekuatan 2000 psf, hingga tanah berbatu-batu yang memiliki nilai lebih dari 6000 psf. Dengan mengambil contoh tanah liat lembut sebagai salah satu jenis tanah yang terlemah, nilai 2000 psf bila dikonversikan ke dalam satuan-satuan lain sesuai dengan satuan nilai-nilai ground pressure dalam dua contoh diatas menjadi:

    2000 psf = 0.97648552541 kg/cm² = 13,9 psi

    Disini memang nilainya lebih kecil dari ground pressure tank Leopard 2 diatas, namun perbedaan 0,2 psi (atau 0.014 kg/cm²) bukanlah nilai yang signifikan yang akan menenggelamkan tank tersebut diatas permukaan tanah berjenis demikian. Ini karena meskipun roda rantainya sampai terbenam, bila permukaan dasar lambung (hull) tank tersebut sampai menyentuh tanah, hal ini malah akan lebih menyebarkan beratnya lagi yang akan mengurangi ground pressure secara keseluruhan. Lalu dengan mesin berkekuatan tinggi yang dimilikinya, bukanlah hal yang terlalu sulit untuk bergerak keluar dari keadaan itu dengan tenaganya sendiri.

    Namun biarpun demikian, bukan berarti MBT sekelas Leopard 2A6 diatas sama sekali tidak bisa terjebak dalam medan yang sulit. Adakalanya tank-tank semacam itu terperosok dan terjebak, misalnya dalam kubangan dengan kedalaman dan kemiringan yang terlampau besar buat bisa dilalui (yang tentunya juga tidak bisa dilintasi kebanyakan kendaraan-kendaraan lain - termasuk kendaraan "normal" yang lebih ringan). Tapi hal ini telah dipikirkan jauh-jauh hari sebelumnya dengan adanya kendaraan yang disebut dengan Armored Recovery Vehicle/Combat Engineering Vehicle yang biasanya selalu diikutkan dalam setiap paket pembelian MBT. Selain itu, pemetaan medan yang intensif dan strategi penempatan MBT yang digelar secara cermat juga bisa mengantisipasi kemungkinan “stuck“-nya MBT-MBT seperti ini di lapangan.

    Kesimpulannya, mitos akan amblasnya MBT berbobot puluhan ton di Indonesia hanyalah sekedar mitos, atau setidaknya suatu kekhawatiran yang berlebihan tanpa dasar yang kuat yang selama ini didengung-dengungkan dan dianggap sebagai suatu kebenaran mutlak.

    Lalu mengenai "tuduhan" bahwa MBT seberat Leopard 2 akan merusak jalan beraspal, dan bahkan adanya anggapan bahwa MBT terlalu berat bagi jalan dan jembatan disini, bisa dibantah dengan penjelasan berikut ini:

    Tahukah anda bahwa sudah sejak Perang Dunia II tapak jejak (track) tank-tank dilengkapi dengan bantalan karet (rubber pad) yang pada awalnya ditujukan untuk mengurangi kebisingan gerak maju roda rantai, tapi ternyata juga bermanfaat untuk melintas diatas jalan beraspal tanpa merusak jalan tersebut?

    Tapi tak hanya itu, kekhawatiran akan bobot MBT yang akan merusak jalan-jalan di Indonesia juga sebenarnya tak beralasan. Sesuai ulasan panglima TNI di DPR baru-baru ini, sebagian besar peraturan daerah menentukan kelas jalanan sebagai kelas I dan kelas II, dimana Muatan Sumbu Terberat (MST) dari jalan kelas I diijinkan lebih dari 10 ton, dan kelas II yang dibatasi hingga maksimal 10 ton. MST dihitung dengan membagi berat kendaraan dengan jumlah sumbu roda, dan dari situ bisa diketahui jalan-jalan mana saja yang bisa dilalui oleh kendaraan tersebut.

    Dalam perhitungan yang dipresentasikan di DPR, bobot Leopard 2A6 seberat 62 ton dibagi dengan 7 sumbu roda "roadwheel" yang menjejak track (yang pada gilirannya menjejak tanah) sehingga didapatkan hasil 62 ton : 7 = 8,85 ton. Jelas sudah bahwa dengan nilai MST sebesar itu tank Leopard 2 masih bisa melaju diatas jalan kelas II tanpa merusak jalan.

    Lalu mengenai MBT yang "dicurigai" tidak akan bisa melalui jembatan-jembatan di Indonesia, dari presentasi yang sama juga diketahui bahwa hal ini tidak akan menjadi masalah yang berarti.

    Mengambil pedoman dari Surat Edaran Dirjen Perancangan dan Persyaratan Teknis Jembatan Rangka Baja Tahun 2007, disitu disebutkan dua kategori jembatan yaitu:

    a. Jembatan Kelas A, lebar 7 meter ditambah 1 meter untuk trotoar (kanan dan kiri), dan
    b. Jembatan Kelas B, lebar 6 meter ditambah 0,5 meter untuk trotoar (kanan dan kiri).

    Dengan panjang kedua kelas jembatan tersebut antara 40 hingga 60 meter.

    Mengambil contoh jembatan kelas B dengan spesifikasi lebar 6,5 meter dengan panjang 40 meter, dengan perhitungan Beban Terbagi Rata (BTR) dalam arah memanjang maka digunakan rumus dari surat edaran tersebut sebagai berikut:

    q = 8,0 (0,5 + 15/L) k Nm² dimana q adalah intensitas Beban Terbagi Rata, dan L adalah luas jembatan. Dari sini bisa didapat hasil:

    a. Untuk BTR jembatan:
    q = 8,0 (0,5 + 15) : (6,5 x 40) = 4,46 k Nm²
    b. Untuk BTR tank (dengan rumus berat dikali gaya gravitasi dibagi luas jembatan):
    q = (62 x 10) : (6,5 x 40) = 2,38 k Nm²

    Dari perhitungan dalam presentasi diatas, jelas terlihat bahwa BTR sebuah MBT masih berada dibawah BTR jembatan kelas B sehingga masih sangat mungkin untuk melintasi jembatan tersebut. "Tapi kan tidak semua jembatan-jembatan di Indonesia sesuai standar kelas-kelas itu?" - Mungkin akan timbul argumen-argumen lain seperti ini yang bisa dijawab dengan:

    Bila jembatan yang akan dilalui ternyata konstruksinya lemah dan/atau terlalu tua, maka MBT sama sekali tidak perlu melewati jembatan karena bisa melintasi dasar sungai tersebut atau yang dikenal dengan sebutan "fording" hingga kedalaman maksimal 1,2 meter (tanpa persiapan) hingga 4 meter (bila menggunakan snorkel).

    Bila kedalaman sungainya lebih dari 4 meter akan tetapi lebarnya kurang dari 27 meter, bisa digunakan kendaraan "bridge layer" buat memasang jembatan on-site.

    Bila sungainya lebih dalam dari 4 meter dan lebih lebar lagi, bisa memakai "rakit" atau jembatan ponton.

    Jadi pernyataan jokowi tentang ambrolnya jembatan bila dilalui TANK leopard adalah salah

    url.
     
  18. TheUlarCobra

    TheUlarCobra Member

    Messages:
    5
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    11
    ane bukan pendung prabowo ato jokowi, tapi kalo feeling ane sie
    kayanya bakalan jokowi yang jadi presiden RI :D
     
  19. rizkicellcell

    rizkicellcell Active Member

    Messages:
    185
    Likes Received:
    31
    Trophy Points:
    38
    6768700_20140622094541. panglima tertinggi RI
     
  20. rizkicellcell

    rizkicellcell Active Member

    Messages:
    185
    Likes Received:
    31
    Trophy Points:
    38

Share This Page