Hati-hati Dgn Konten Seperti Ini di Facebook atau Twitter

Discussion in 'Internet & Web' started by fangs, Oct 1, 2014.

  1. fangs

    fangs New Member

    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Pesatnya perkembangan media sosial secara tak langsung turut mendorong perkembangan dan peningkatan cyber crime dengan cara yang lebih canggih. Melakukan penipuan, atau menyebarkan virus dan malware ternyata bisa dilakukan secara mudah melalui berbagai media sosial. So, sebagai masyarakat modern yang aktif menggunakan media sosial, kita harus lebih aktif dan cermat dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari tindak cyber crime.

    Dari sekian banyak media sosial yang populer, Facebok dan Twitter adalah 2 media sosial yang sering dimanfaatkan oleh para pelaku cyber crime. Untuk meminimalkan kemungkinan menjadi korban cyber crime, alangkah baiknya bila kita menghindari atau tidak meng-klik konten-konten berikut ini di Facebook dan Twitter:

    1. Berita yang Bikin Penasaran

    Berita yang bikin penasaran memang membuat banyak orang jadi tergoda untuk meng-kliknya. Tapi hati-hati lho. Bisa saja itu hanya jebakan yang akan mengarahkan kita ke URL lain yang berisi Malware atau jebakan lainnya. Jadi, mulailah untuk hati-hati dari sekarang. Pastikan untuk memperoleh berita yang kebenarannya bersumber dari informasi yang valid. Pada umumnya sumber yang valid berasal dari website-website ternama, seperti di Indonesia kita kenal Kompas, Okezone, Viva, Detik dan sebagainya.

    2. Kartu Berhadiah di Facebook

    Akhir-akhir ini marak sekali kejadian bagi-bagi kartu berhadiah di Facebook. Bahkan para pelaku cyber crime dengan modus ini begitu piawai menggunakan motif “teman” yang mengirimkan kartu berhadiah dari Facebook. Karena kita yakin bahwa teman Facebook kita yang mengirimkan kartu berhadiah tersebut maka kita pun tak pikir panjang untuk segera membukanya. Dan ups, jebakan scam lah yang akan kita terima melalui penipuan tersebut.

    3. Meminta “Like” Dari Kita

    1 dollars for 1 likes…Donasi 1 dollar untuk setiap 1 like yang diberikan pada konten Facebook. Gambar-gambar yang mengharukan atau berbau kemiskinan biasanya sering kali digunakan sebagai modus untuk mendapatkan banyak like. Dengan iming-iming pemberian bantuan kepada objek dalam konten tersebut senilai 1 dollar untuk setiap 1 like, tentu banyak orang yang tak segan-segan untuk sekedar memberikan like-nya.Meminta like dari banyak orang adalah modus yang cukup sering terjadi melalui Facebook. Penipuan seperti ini menggunakan trik untuk mengunjungi log activity kita dan memperoleh trafik yang tinggi dari hal tersebut. Solusinya, jangan pernah tergoda untuk memberi like pada konten apapun yang mencurigakan di Facebook.

    4. Obat diet? No Way!

    Banyak sekali “penjual obat diet” yang berusaha mempopulerkan produknya lewat iklan di Facebook atau Twitter. Padahal obat diet belum tentu di dapat, namun scam lah yang akhirnya diperoleh. Bagi kita yang mengalami masalah dengan kenaikan berat badan, mengakses iklan mengenai obat diet di Facebook atau Twitter bukanlah hal yang bisa menjadi solusi lho. Sebaiknya kita pikirkan berulang kali bila ingin meng-klik iklan obat diet di media sosial.

    5. Konten Gambar yang Akan Bergerak

    Sering melihat posting Facebook berupa gambar “yang katanya” akan merespon atau bergerak setelah kita memberi komentar atau like? Nah, ini juga harus diwaspadai lho. Jangan-jangan konten tersebut hanya bersifat jebakan yang akan mengarahkan kita pada virus, Malware atau bentuk scam lainnya. Suatu konten gambar berformat GIF biasanya akan otomatis bergerak. Jadi, jangan mudah tergoda dengan konten-konten yang mengiming-imingi hal tersebut, ya.

    Ternyata cukup banyak ya hal yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku cyber crime untuk memperoleh keuntungan secara sepihak. Hal ini tentu secara tak langsung merupakan tugas kita untuk mulai berusaha menjadi pengguna internet yang bijak dan cermat dalam situasi dan kondisi apapun. Jangan sampai sikap eksis ala anak gaul malah membuat kita menjadi sasaran empuk perilaku cyber crime di dunia maya.
     
    Last edited by a moderator: Oct 1, 2014

Share This Page