• This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn more.

Tips Agar Laptop Tidak Lemot Ketika Work From Home

#1
Tips Agar Laptop Tidak Lemot Ketika Work From Home - Anda punya pekerjaan segunung ketika work from home tapi tiba-tiba laptop jadi lemot? Padahal deadline pekerjaan Anda tinggal sebentar lagi. Tenang saja, Anda tak perlu terburu-buru panik. Anda harus tahu dulu apa penyebab laptop jadi lemot. Kemudian Anda bisa menemukan cara agar laptop tidak lemot tanpa perlu membawanya ke tempat servis atau instal ulang.

Penyebab Laptop Lemot

1. Startup Program

Apakah Anda terlalu banyak memasang startup program pada laptop? Misalnya software yang berjalan di background seperti antivirus, notes, torrent dan lain sebagainya. Pada saat dinyalakan, software ini akan muncul dengan otomatis. Jika terlalu banyak, maka beban laptop saat booting juga akan semakin berat. Akibatnya laptop jadi lemot.

2. Faktor Harddisk

Suka tidak suka, performa laptop Anda juga bakal dipengaruhi oleh kondisi harddisk. Jika Anda memiliki harddisk yang sudah tua dan kapasitasnya hampir habis, maka laptop bisa jadi lambat. Bahkan jika kapasitas harddisk sampai 95%, maka kinerja laptop bisa berkurang hingga 50%.

3. Kapasitas RAM

Biasanya laptop dengan harga yang murah hanya dibekali dengan kapasitas RAM yang kecil. Maksimal laptop murah biasanya menggunakan RAM antara 2-4 GB saja. Kapasitas RAM yang terlalu kecil bisa membuat sistem kerja laptop jadi lemot. Apalagi jika Anda menjalankan program yang berat seperti Adobe Photoshop, Ilustrator, dll. Agar tidak banyak menggunakan ram, Anda bisa memainkan game seru bandarqq di PC Anda.

4. Menjalankan Banyak Program Bersamaan

Anda terbiasa multitasking ketika berada didepan laptop? Kalau Anda terbiasa membuka banyak porgram dalam sekali waktu, bisa saja laptop jadi lemot. Apalagi jika kapasitas RAM bawaan laptop kecil. Program-program berat seperti Adobe Photoshop dan Corel Draw jika dijalankan pada laptop dengan RAM kecil juga bisa membuatnya lemot bahkan hang atau stuck.

5. Kebanyakan Add-ons pada Browser

Jika Anda menginstal banyak sekali add-ons pada browser, secara tidak sadar Anda akan membuat laptop jadi lemot. Misalnya Anda menginstal Internet Download Manager (IDM), Youtube Downloader, AdBlocker, dan lain-lain. Hal ini biasa terjadi pada pekerja di bidang content writer atau praktisi SEO yang sehari-hari memang dituntut untuk selalu riset dan menganalisa perkembangan kompetitor.

6. Kebanyakan Membuka Tab Browser

Saat menjelajah internet, ada banyak hal yang cukup menarik. Akhirnya Anda membuka banyak sekali tab untuk melihat setiap infonya. Tapi kebiasaan ini ternyata cukup membuat RAM kewalahan. Apalagi jika Anda membuka website yang punya sistem auto-refresh.

7.Antivirus

Antivirus harus terus berjalan di background demi melindungi laptop dari virus. Tapi sistem antivirus bianya cukup berat. Akibatnya laptop yang punya RAM sedikit bisa saja jadi lemot. Apalagi jika Anda menginstal 2 antivirus sekaligus. RAM dan juga kapasitas harddisk Anda pasti akan semakin berat.

8. Terkena Virus

Ada banyak file mencurigakan yang menyebar lewat online ataupun offline. Anda harus waspada jika ada file yang membahayakan laptop. Karena virus bisa membuat laptop Anda lemot atau bahkan rusak.